Obsesi Jadi Duta Besar

461
Elisa Putri Ayuningtyas (Stevan krisna setyawan/mg48).
Elisa Putri Ayuningtyas (Stevan krisna setyawan/mg48).

SEJAK SD, Elisa Putri Ayuningtyas sudah bercita-cita menjadi duta besar. Tak heran, jika gadis 21 tahun ini akhirnya memilih kuliah di jurusan Hubungan Internasional Universitas Kristen Satya Wancana(UKSW) Salatiga.

Selama kuliah hingga sekarang telah lulus, Elisa aktif  mengikuti berbagai event leadership, baik lokal, nasional, maupun internasional. Bahkan, ia sempat menerima beasiswa Scranton Woman Leadership Scholarship Programme sebuah yayasan dari Korea sejak 2014 hingga lulus. “Karena saya bercita-cita menjadi Duta Besar, tentu harus dibekali dengan karakter leadership dari sekarang,” ujar Elisa kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Gadis yang kerap menjadi presenter ini sudah tergabung dalam beberapa organisasi internasional, salah satunya Asean Youth leader Assosiation sejak 2015. Di organisasi ini, mereka mengerjakan berbagai project yang bekerjasama dengan yayasan internasional  untuk anak-anak di Bali.

Elisa juga  kerap menjadi delegasi Indonesia dalam program-program Leadership, antara lain mengikuti even Indonesia Future Leadership 2015 dan  Indonesia Youth Dream Camp 2015. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman untuk dapat mengasah kemampuannya. Karena belajar di dalam satu ruang kuliah harus dilengkapi dengan aksi nyata dan pengembangan soft skill.

“Rasanya senang sekali bisa ketemu dengan jaringan anak muda yang menjadi pemimpin, karena  di sana bisa bertukar ide pendapat sekaligus semangat. Selain itu,  saya belajar membuat capaian untuk project yang sedang dilakukan, dan saya diajarkan bagaimana kita sebagai gereasi muda berani bermimpi besar untuk Indonesia dan mengambil aksi,” tutur Elisa.

Pada 2016,  Elisa mendapat kesempatan untuk  mewakili Indonesia sebagai delegasi dalam ASEAN Youth Leadership Exchange and Action Programme di Singapura yang membahas mengenai masyarakat Ekonomi ASEAN. Elisa mengaku senang dengan keikutsertaannya di acara tersebut. Karena selain menambah wawasan, ia juga bisa bertukar budaya dengan peserta dari negara lain. (mg48/aro)