Facebook,Tumbuhkan Minat Belajar Bahasa Jawa

270
Oleh : Woro Endah SW SPd
Oleh : Woro Endah SW SPd

MEDIA sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekarang ini. Keberadaan media sosial yang ditunjang laju teknologi, menjadikan informasi yang ada didalamnya dapat diakses dengan mudah. Salah satu fungsi dari media sosial adalah penyampaian informasi ke penggunanya. Dari banyaknya media sosial yang ada, salah satunya adalah Facebook.

Facebook sudah menjadi kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan mereka. Semakin luasnya jaringan internet, semakin murahnya kuota untuk berinternet, juga mudahnya membuat akun Facebook membuat Facebook sangat diminati oleh masyarakat. Mempunyai akun Facebook menjadi  kebanggaan sendiri buat sebagian pemakainya. Jika belum mempunyai akun Facebook, rasanya belum merasa menjadi modern, masih katrok dan ketinggalan zaman.

Penggunaan Facebook dengan baik akan dapat membantu masyarakat dalam menyampaikan, mengolah, mendiskusikan berbagai informasi yang ada. Salah satunya adalah dalam bidang pendidikan. Facebook jika dikolaborasikan dengan pembelajaran akan menjadi hal yang menarik. Contohnya, dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Mata pelajaran Bahasa Jawa oleh sebagian siswa dianggap sebagai momok.

Bahasa Jawa adalah mata pelajaran yang sangat sulit, melebihi mata pelajaran Matematika ataupun Bahasa Inggris. Ketika mendengar tentang Bahasa Jawa yang terbayang adalah tentang bahasa krama yang tidak mereka mengerti, tentang tulisan Jawa yang sangat sukar, juga tentang tembang dan wayang yang tidak mereka pahami. Karena menganggap suatu hal sulit, maka Bahasa Jawa menjadi kurang disukai oleh siswa.

Metode Menarik

Membuat mata pelajaran Bahasa Jawa menjadi mata pelajaran yang disukai tentu tidak  mudah. Diperlukan metode-metode yang menarik dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Salah satu metode yang digunakan penulis adalah menggunakan media Facebook untuk belajar Bahasa Jawa. Seperti yang kita ketahui bahwa belajar bahasa adalah pembiasaan. Semakin sering bahasa tersebut kita gunakan, maka akan semakin lancar kita menggunakannya. Hampir semua anak sekolah saat ini mempunyai akun Facebook. Hal ini membuat guru sangat terbantu dalam pembelajaran Bahasa Jawa menggunakan media Facebook. Dalam Facebook, guru dapat berinteraksi dengan siswa walau tanpa bertatap muka. Di sekolah, guru melaksanakan kegiatan pembelajaran Bahasa Jawa, di luar sekolah guru tetap dapat melaksanakan pembelajaran dibantu dengan Facebook.

Penggunaan Facebook dalam kegiatan belajar-mengajar(KBM) membuat anak tidak merasa bosan dalam menerima materi. Siswa akan merasa lebih bebas mengemukakan pendapat saat mereka berinteraksi dengan guru menggunakan Facebook.

Dalam Facebook, mereka dapat membahas materi pelajaran Bahasa Jawa dengan teman-temannya. Mereka dapat bebas berkonsultasi dengan guru tanpa mengharuskan bertemu. Update status, kirim dan terima foto, komentar, menulis di wall, chatting, dan sebagainya adalah beberapa contoh fitur yang dapat digunakan dalam pembelajaran Bahasa Jawa dengan Facebook.

Saat guru update status dalam Bahasa Jawa, diharapkan siswa berkomentar menggunakan Bahasa Jawa. Share foto dari guru/siswa bisa dijadikan bahan diskusi dalam Bahasa Jawa. Chatting, baik sesama siswa ataupun dengan guru harus menggunakan Bahasa Jawa. Luasnya bahan informasi yang ada, menjadikan perbendaharaan suku kata Bahasa Jawa pada siswa akan semakin banyak dan berkembang.

Dengan digunakannya Bahasa Jawa dalam Facebook, diharapkan siswa dapat  mengerti unggah-ungguh dan etika dalam bermedia sosial,  dan menggunakan  kosakata yang baik dalam berbahasa Jawa. Semakin banyak menggunakan Bahasa Jawa, maka kosa kata Bahasa Jawa yang dipunyai oleh siswa juga semakin banyak. Penggunaan Bahasa  Jawa yang digunakan oleh siswa dapat dievaluasi oleh guru, baik di forum grup maupun chatt secara pribadi. Hal ini juga akan menjadi tuntutan bagi guru untuk terus menimba ilmu, menambah wawasan, agar dapat terus mendampingi anak didiknya.

Penulis merasa yakin, penggunaan teknologi terutama sosial media (sosmed) dalam hal ini Facebook dapat sangat membantu tugas guru Bahasa Jawa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Belajar Bahasa Jawa menjadi menyenangkan dan tidak lagi menjadi momok yang menakutkan. Bahasa Jawa juga tidak lagi menjadi bahasa asing di negeri sendiri, karena semakin banyak orang Jawa yang menggunakan Bahasa Jawa dalam komunikasi sehari – hari. (*/aro)