Dua Pedukuhan Masih Kesulitan Air Bersih

329

BREBES-Meskipun hujan sudah beberapa kali mengguyur, namun warga Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Brebes masih kesulitan mendapatkan air bersih. Mereka terpaksa berjalan jauh sembari memanggul air bersih yang didapat dari sumber mata air.

Kondisi tersebut dirasakan oleh warga yang tinggal di Dukuh Karangpucung dan Karangpoh, semenjak kemarau berlangsung sekitar tiga bulan lalu. Muhemin, 44, warga setempat mengatakan, meskipun saat ini sumur di permukiman sudah mulai terisi air, namun debitnya belum maksimal. “Air sumur juga masih keruh. Selain itu, masih sedikit jumlahnya. Baru dipakai beberapa saat sudah tinggal lumpur yang tersisa, jadi terpaksa mencari ke sumber air lain,” ungkapnya, Senin (2/10) kemarin.

Dikatakannya, selain menggunakan sumur sedianya warga bisa menikmati air bersih yang berasal dari program Pamsimas. Namun semenjak kemarau beberapa waktu lalu, debit air yang digunakan program tersebut juga menyusut sehingga debit yang disalurkan ke permukiman warga tidak maksimal.

“Ya mau bagaimana lagi, sumbernya saja sudah menyusut. Jadi tidak maksimal saat disalurkan melalui jaringan air bersih. Mungkin nanti kalau debitnya sudah meningkat baru normal,” kata Muhemin.

Hal yang sama juga dirasakan Ratam, 39, warga lainnya. Dia mengaku setiap hari sedikitnya harus empat kali jalan kaki bolak-balik di jalanan setapak, menuju sumber air. “Sekarang sudah mendingan karena ada penataan, tahun-tahun sebelumnya jalan menuju sumber sangat susah. Meski begitu tetap saja capek, mau bagaimana lagi daripada di rumah tidak ada air,” keluh Ratam.

Kepala Desa Cinanas, Naksan, tidak memungkiri jika warga di beberapa pedukuhan wilayahnya masih mengalami kondisi kesulitan air bersih. Kondisi ini menurut dia, karena hujan yang turun masih belum bisa meningkatkan debit air di sumur milik warga. “Begitu juga dengan beberapa sumber air yang dimanfaatkan P. Debitnya belum mampu untuk disalurkan melalui pipa jaringan,” kata Naksan.

Desa Cinanas sendiri pada dasarnya memiliki beberapa sumber mata air di antaranya berada di Dukuh Tambakan dan Dukuh Karangpoh serta dua titik lainnya yang berada di Dukuh Nyakokot. “Sedianya sumber air sudah dimaksimalkan pemanfaatannya untuk warga, di antaranya melalui program penyediaan air bersih hingga pemukiman,” sambungnya.

Program air bersih sendiri sangat membantu warga yang tahun-tahun sebelumnya kerap mengalami kesulitan air bersih. Di Desa Cinanas sendiri terdapat empat pedukuhan yang sebelumnya rawan air bersih yakni Dukuh Karangpucung, Tambakan, Karangpoh dan Nyangkokot. “Secara geografis pedukuhan tersebut berada di lokasi tanah yang berbukit, sehingga mereka kesulitan untuk mendapatkan sumber air. Namun secara bertahap sudah bisa tertangani,” terangnya. (pri/ism/jpg/ida)