Dua Mantan Anggota DPRD Jadi Kades

575
Gihan Supeno (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Gihan Supeno (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

DEMAK-Dua mantan anggota DPRD Demak, yakni H Gihan Supeno dari Partai Demokrat dan Slamet asal PKS banting stir menjadi kepala desa (Kades). Ini setelah mereka berhasil memenangi pemilihan kepala desa (Pilkades) di desanya masing masing.

Gihan Supeno terpilih dalam Pilkades di Desa Kendaldoyong Kecamatan Wonosalam. Sedangkan, Slamet memenangi Pilkades di Desa Bungo, Kecamatan Wedung. Gihan Supeno meraih 1.164 suara. Ia unggul 34 suara dari rivalnya Abdul Rozaq yang dapat 1.130 suara. Total hak pilih 2.572 suara.

Sedangkan, di Desa Bungo, Slamet meraih 1.620 suara. Kemudian, rivalnya Imam Wahyudi dapat 1.342 suara, Zakaria Hidayat 943 suara, dan BJ Nugroho 374 suara. Adapun, total suara yang diperebutkan ada 4.279 suara.

Saat ditemui di rumahnya, Gihan Supeno mengatakan bahwa ia sebelumnya tidak ada niat ikut dalam Pilkades di Desa Kendaldoyong. Namun, karena desakan warga dan tokoh masyarakat, akhirnya ia ikut mendaftar.

“Saya sebetulnya tidak ada cita-cita jadi kades. Bahkan, biaya untuk bertarung dalam Pilkades juga tidak ada. Wong saya sudah tiga kali nyalon sebagai anggota DPRD tapi gagal. Hanya sekali menjadi anggota DPRD periode 2009-2014 setelah ada proses pergantian antar waktu (PAW). Saya sempat jadi dewan selama 2,5 tahun,” katanya.

Menurutnya, saat nekat mencalonkan diri dalam Pilkades, gapit atau tim yang dibentuk tidak ada duitnya. Meski demikian, tim 15 yang dibentuk para simpatisan berhasil memenangkan pertarungan Pilkdes yang mengusung dirinya.Tim 15 tersebut merupakan perwakilan tokoh dari tiga dukuh. Yaitu, dari Dukuh Kendaldoyong, Blambangan dan Karangsambung. Setiap dukuh terdiri dari 5 orang.

“Sebelumnya dalam survei saya dapat memenangi Pilkades. Tapi, sempat khawatir lantaran menjelang pemilihan suara terus merosot. Alhamdulillah, masih bisa menang,” kata suami Rosidah, guru MANU Demak ini. Gihan bertekad membangun desanya dengan sebaik baiknya. (hib/ida)