Tanamkan Nilai Etik Bagi Mahasiswa

268
BERI PEMAHAMAN: Klinik Etik dan Hukum digagas FH Undip Semarang bersama PKY Jateng kemarin (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERI PEMAHAMAN: Klinik Etik dan Hukum digagas FH Undip Semarang bersama PKY Jateng kemarin (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Klinik Etik dan Hukum digagas Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan mengandeng Penghubung Komisi Yudisial (PKY) Jawa Tengah, dalam acara itu sedikitnya ada tiga puluh mahasiswa dengan didampingi tiga dosen pembimbing. Materi yang diberikan berkaitan diskusi tentang Contempt Of Court (CoC) , pemutaran beberapa video tentang Komisi Yudisial (KY), peserta diminta terlibat dalam sesi-sesi pembelajaran di kelas, di laboratorium hukum, dan di lingkungan masyarakat, nantinya di akhir program, akan diadakan jambore nasional.

Plt. Kordinator PKY Jawa Tengah, Feri Fernandes mengatakan, acara tersebut memang perlu diberikan secara dini, dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai etik kepada calon sarjana hukum sebagai bibit-bibit pengemban profesi hukum yang dilakukan antara KY dan FH Undip melalui klinik etik tersebut. Menurutnya, nilai etik adalah nilai untuk manusia sebagai pribadi yang utuh, misal kejujuran, nilai yang berhubungan dengan akhlak, nilai yang berkaitan dengan benar dan salah yang dianut oleh golongan atau masyarakat.

Melalui program tersebut, lanjut Feri, diharapkan bisa melahirkan sarjana hukum yang memiliki kompetensi dan kepribadian yang sesuai dengan tuntutan profesi hukum yang dipilihnya. “KY sebagai lembaga etika memiliki kepentingan yang lebih dalam penguatan etika berbangsa. Sebagai satu-satunya lembaga etika yang keberadaannya diatur dalam konstitusi, KY memegang peran penting dalam gerakan etika dan moral,”kata Feri Fernandes menjelaskan terkait acara itu, Minggu (1/10).

Sementara itu, Dosen Pendamping dari FH Undip Semarang, Novira mengatakan, klinik etik dan hukum adalah salah satu program KY yang sedang berjalan untuk beberapa perguruan tinggi sebagai pilot project di berbagai tempat di Indonesia. “Kami senang diberi kesempatan untuk partisipasi. Dengan acara ini mahasiswa akan bertambah wawasannya,”ujarnya. (jks/bas)