Sosialisasi Pajak, Dekati Komunitas Otomotif

239
AJAK TERTIB BAYAR PAJAK : Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi menyerahkan plakat kepada panitia Jambore Nasional Mercedes Benz ke 12 di Pecatu, Bali (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang).
AJAK TERTIB BAYAR PAJAK : Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi menyerahkan plakat kepada panitia Jambore Nasional Mercedes Benz ke 12 di Pecatu, Bali (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang).

SEMARANG – Pajak kendaraan bermotor yang meliputi pajak tahunan dan Bea Balik Nama kendaraan bermotor (BBNKB) selama ini masih menjadi sumber pendapatan andalan Provinsi Jawa Tengah. Karenanya setiap pemilik kendaraan diharapkan taat membayar pajak pada waktunya.

Selain itu, kendaraan yang dimiliki oleh masyarakat Jawa Tengah namun masih menggunakan plat nomor luar provinsi juga dianjurkan untuk dibalik nama kepemilikan. Dengan demikian plat nomor yang digunakan adalah plat nomor Jawa Tengah.

Sosialisasi pembayaran pajak taat pada waktunya terus dilakukan baik itu oleh pihak eksekutif maupun legislatif. Salah satunya dilakukan Ketua DPRD Jawa Tengah Rukma Setyabudi bersama jajaran pimpinan dan anggota Komisi C DPRD Jateng terhadap komunitas penggemar mobil Mercedes Benz dalam Jambore Nasional Mercedes Benz ke 12 yang berlangsung di Pecatu, Bali pada 29 September sampai 1 Oktober 2017.

“Sosialisasi tentang kelengkapan surat surat kendaraan terus kami lakukan termasuk dalam rangka Jambore Nasional Mercedes Benz ini. Semua kalangan kita imbau untuk taat membayar  pajak,” ungkapnya, Minggu (1/10).

Rukma menjelaskan, saat ini masih banyak tunggakan pembayaran pajak kendaraan yang dilakukan oleh masyarakat. Padahal sektor ini menjadi andalan bagi pendapatan asli daerah (PAD). Oleh karena itu masyarakat yang masih menunggak pajak kendaraannya diminta untuk segera melunasinya. “Pembangunan di Jateng sangat tergantung pada pajak, termasuk Pajak Kendaraan Bermotor,” jelasnya.

Selain sosialisasi mengenai pajak kendaraan, dalam Jambore tersebut, jajaran DPRD Jawa Tengah juga melakukan promosi pariwisata Jawa Tengah. Menurut Rukma provinsi ini memiliki destinasi wisata yang tidak kalah menarik dibanding provinsi lain. Misalnya Candi Borobudur, Dieng, Sangiran dan Karimunjawa. “Mumpung ada even nasional yang dihadiri ratusan penggemar Mercy dari seluruh Indonesia, kita promosi wisata Jawa Tengah,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Jawa Tengah Asfirla Harisanto mengatakan acara Jambore tersebut tak hanya sekedar kumpul-kumpul penggemar mobil Mercy. Pihaknya juga memberi masukan kepada para anggota komunitas dari Jawa Tengah untuk tertib membayar pajak. “Kesempatan ini juga kami manfaatkan untuk mensosialisasikan program-program yang ada di Jawa Tengah,” kata dia.

Acara tersebut juga tergolong istimewa karena dihadiri sejumlah komunitas Mercedes Benz dari  Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Filipina. “Kami juga bisa sharing terkait tata cara pembayaran pajak kendaraan bermotor di negara tetangga. Kalau sistemnya baik, mengapa tidak kita terapkan disini,” tandasnya. (ric)