Lana Shantika Jadi Andalan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

BOJA – Meski  berada di daerah pinggiran, SDN 6 Boja mempunyai banyak potensi yang tidak kalah dengan  sekolah lainnya. Buktinya, sekolah ini punya Pianis cilik yang sudah menorehkan banyak prestasi di berbagai kejuaraan.

Bahkan, belum lama ini  menjuarai  perlombaan piano  tingkat nasional. Namanya Lana Shantika Perwitasari, walaupun masih duduk dibangku  kelas 3, keahliannya bermain piano sudah tidak diragukan.

Perkenalanya dengan piano sejak duduk di kelas 1 hingga kini telah membuahkan beragam prestasi mulai dari tingkat Kecamatan Boja sampai tingkat Nasional sudah diraihnya. Awalnya hanya juara pianika tiup di tingkat kecamatan Boja namun kini sudah menggunakan piano  sampai ditingkat Nasional. “Saya berlatih piano mulai awal masuk sekolah dasar,” ungkapnya.

Dukungan orang tua yang juga berlatang belakang pemusik turut berperan besar dalam perkembangannya hingga saat ini.”Yang melatih saya  bapak sendiri biasanya setelah pulang sekolah,” katanya.

Selain itu, Lana juga piawai  bermain  instrumen musik lainnya namun piano tetap menjadi  pilihan pertamanya. Kepala SDN 6 Boja, Kemat Arifin, mengungkapakan tahun-tahun ini  pengembangan prestasi non akademik  fokus pada bidang kesenian.

Tentu bukan tanpa alasan, karena selama ini anak-anaknya punya potensi dan minat yang luar biasa terhadap bidang tersebut. Salah satunya, Lana Shantika Perwitasari  yang sudah terbukti sampai sekarang.”Baru-baru ini meraih juara Kejuaraan Piano tingkat Nasional di Jakarta,” bebernya.

Bagi Kemat, potensi luar biasa yang dimiliki anak didiknya yang masih berusia belia masih bisa terus dikembangkan. Oleh karenanya, sekolah menindaklanjutinya dengan memberikan pendampingan dan  pembinaan secara berkala. “Kami intens berkomunikasi dengan orangtua untuk memberikan dukungan  baik moril maupun materil. Kebetulan orangtuanya juga pemusik dan mempunyai studio sendiri untuk latihan jadi sangat mensupport sekali,” ungkapnya.

Kemat berharap kepada siswa-siswa lainnya bisa mengikuti jejak Lana  sekaligus  mendorong anak-anaknya untuk  berani tampil dalam setiap kejuaraan. “Setiap kali ada kegiatan perlombaan kita tidak mau hanya jadi penonton,” katanya.

Terkait dengan kejuaraan antar SD/MI se-Kabupten Kendal yang digagas Jawa Pos Radar Semarang Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal, pihaknya sangat mendukung digelarnya acara tersebut. “Ini baik sekali untuk membiasakan sekolah bersaing dalam hal positif,” pungkasnya. (zen/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -