33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Lana Shantika Jadi Andalan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BOJA – Meski  berada di daerah pinggiran, SDN 6 Boja mempunyai banyak potensi yang tidak kalah dengan  sekolah lainnya. Buktinya, sekolah ini punya Pianis cilik yang sudah menorehkan banyak prestasi di berbagai kejuaraan.

Bahkan, belum lama ini  menjuarai  perlombaan piano  tingkat nasional. Namanya Lana Shantika Perwitasari, walaupun masih duduk dibangku  kelas 3, keahliannya bermain piano sudah tidak diragukan.

Perkenalanya dengan piano sejak duduk di kelas 1 hingga kini telah membuahkan beragam prestasi mulai dari tingkat Kecamatan Boja sampai tingkat Nasional sudah diraihnya. Awalnya hanya juara pianika tiup di tingkat kecamatan Boja namun kini sudah menggunakan piano  sampai ditingkat Nasional. “Saya berlatih piano mulai awal masuk sekolah dasar,” ungkapnya.

Dukungan orang tua yang juga berlatang belakang pemusik turut berperan besar dalam perkembangannya hingga saat ini.”Yang melatih saya  bapak sendiri biasanya setelah pulang sekolah,” katanya.

Selain itu, Lana juga piawai  bermain  instrumen musik lainnya namun piano tetap menjadi  pilihan pertamanya. Kepala SDN 6 Boja, Kemat Arifin, mengungkapakan tahun-tahun ini  pengembangan prestasi non akademik  fokus pada bidang kesenian.

Tentu bukan tanpa alasan, karena selama ini anak-anaknya punya potensi dan minat yang luar biasa terhadap bidang tersebut. Salah satunya, Lana Shantika Perwitasari  yang sudah terbukti sampai sekarang.”Baru-baru ini meraih juara Kejuaraan Piano tingkat Nasional di Jakarta,” bebernya.

Bagi Kemat, potensi luar biasa yang dimiliki anak didiknya yang masih berusia belia masih bisa terus dikembangkan. Oleh karenanya, sekolah menindaklanjutinya dengan memberikan pendampingan dan  pembinaan secara berkala. “Kami intens berkomunikasi dengan orangtua untuk memberikan dukungan  baik moril maupun materil. Kebetulan orangtuanya juga pemusik dan mempunyai studio sendiri untuk latihan jadi sangat mensupport sekali,” ungkapnya.

Kemat berharap kepada siswa-siswa lainnya bisa mengikuti jejak Lana  sekaligus  mendorong anak-anaknya untuk  berani tampil dalam setiap kejuaraan. “Setiap kali ada kegiatan perlombaan kita tidak mau hanya jadi penonton,” katanya.

Terkait dengan kejuaraan antar SD/MI se-Kabupten Kendal yang digagas Jawa Pos Radar Semarang Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal, pihaknya sangat mendukung digelarnya acara tersebut. “Ini baik sekali untuk membiasakan sekolah bersaing dalam hal positif,” pungkasnya. (zen/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mayat Perempuan, Terjepit Ranting, Wajah Rusak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Warga sekitar Hutan Lindung Tinjomoyo digegerkan temuan mayat tanpa identitas di tepi Sungai Trangkil Kecamatan Gunungpati, Sabtu (17/3) sekitar pukul 15.30. Belum...

Amazing Jawa Tengah

MAGELANG—Malam Anugerah Jawa Pos Radar Kedu-Radar Semarang 2017, Selasa (23/5) malam ini, digelar di Semanggi Ballroom, Hotel Artos and Convention Kota Magelang. Bertitel Amazing...

Target Parkir Naik 400 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Persoalan kemacetan di Kota Semarang, salah satunya disebabkan oleh parkir sembarangan, khususnya parkir liar. Selama ini, pemkot telah menindak pelaku parkir liar...

Showroom Dekranasda Sepi Pengunjung

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Deretan baju dan kain batik langsung terhampar di depan mata, saat langkah kaki koran Jawa Pos Radar Semarang memasuki lantai 1 gedung Dinas Perindustrian...

Pedagang Bikin Macet Jalan

KENDAL—Kondisi semrawut tampak di Pasar Gladak, Kaliwungu. Banyak pedagang yang menggelar lapaknya di tepi Jalan Kaliwungu-Boja. Praktis, jalur Kaliwungu-Boja tersebut semrawut setiap paginya. Kesan semrawut,...

Lima Tahun Jateng Lampaui Nasional

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah mengalami pertumbuhan pesat dalam lima tahun terakhir atau sejak 2012. Bahkan pertumbuhan ekonomi ini lebih cepat...