SEMARANG – Proyek besar berupa tanggul laut sekaligus berfungsi sebagai tol Semarang-Demak saat ini telah dikerjakan oleh pemerintah pusat. Program pembangunan tanggul menjadi salah satu proyek penanganan banjir dan rob di Kota Semarang.

Namun karena terletak berdekatan dengan proyek tol, maka kedua proyek ini dijadikan satu yang penanganannya kemudian diambilalih oleh pemerintah pusat. “Saat ini sedang dibentuk tim khusus percepatan. Pembentukan tim khusus ini oleh kementerian. Tim khusus ini terus bergerak mulai dari desain, pembebasan lahan dan lain-lain,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Iswar Aminudin, Minggu (1/10).

Dijelaskannya, untuk proyek pembangunan tol-tanggul laut ini ditangani oleh pemerintah pusat. “Dinas PU tidak banyak berperan di sana, kami hanya sekadar membantu data dan informasi kaitannya dengan kawasan. Pembebasan lahan dilakukan oleh investor. Karena jalan tol dan tanggul laut ini kan dijadikan satu,” katanya.

Proyek tersebut telah dilakukan pemetaan dan persiapan tahap awal, termasuk Detail Engineering Design (DED) pembangunan tanggul laut sekaligus Jalan Tol Semarang-Demak. Posisi tanggul laut ini nanti berada di tepi pantai sepanjang Semarang – Demak.

“Persiapan awal sudah selesai. Tanggul laut ini berfungsi ganda, selain untuk penanggulangan banjir dan rob juga sekaligus menjadi Jalan Tol Semarang-Demak,” kata Iswar.

Proyek ini telah diputuskan segera terbangun mengikuti Trase Jalan Tol Semarang-Demak. Sehingga jalan tol Semarang-Demak tersebut nantinya sekaligus berfungsi sebagai tanggul laut, pemahan rob.

Sedikitnya ada tiga kelurahan di Kecamatan Genuk Kota Semarang terkena dampak proyek pembangunan tanggul laut Jalan Tol Semarang-Demak, yakni adalah Kelurahan Terboyo Kulon, Kelurahan Terboyo Wetan dan Kelurahan Tri Mulyo.

Proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak ini direncanakan membutuhkan lahan 1.887.000 meter persegi, dengan panjang 24 kilometer. Pembangunan akan dibagi menjadi dua seksi, yakni Seksi I Kota Semarang dan Seksi II Kabupaten Demak.

Di Seksi I Kota Semarang, meliputi Kecamatan Genuk, yang berada di sejumlah kelurahan, seperti Kelurahan Trimulyo, Terboyo Wetan, dan Terboyo Kulon. Sedangkan Seksi II di Kabupaten Demak meliputi empat kecamatan, yaitu Kecamatan Sayung meliputi Desa Sriwulan, Bedono, Purwosari, Sidogemah, Sayung, Loireng, Tambakroto; Kecamatan Karangtengah meliputi Desa Batu, Wonokerto, Kedunguter, Dukun, Karangsari, Pulosari, Grogol; Kecamatan Wonosalam meliputi Desa Karangrejo, Wonosalam, Kendaldoyong, dan Kecamatan Demak di Kelurahan Kadilangu.

Anggaran pemerintah pusat untuk proyek pembangunan tanggul laut dan Jalan Tol Semarang-Demak ini kurang lebih Rp 9 triliun. (amu/bas)