33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Tidak Berjalan Mulus

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Langkah SMAN 9 Semarang untuk mempertahankan gelar terganjal dalam pertandingan keduanya di Gelaran Ganesha Cup 2017. Melawan SMAN 8 Semarang, skuad asuhan Muhammad Ruby Duto harus menerima kekalahannya.

Dalam pertandingan ini, SMAN 9 Semarang ditekuk 1-2 oleh SMAN 8 Semarang. Juara futsal Ganesha Cup tahun lalu ini kebobolan dua gol dan hanya sanggup membalas dengan satu gol ke dalam gawang lawan lewat kaki Ambon bernomor punggung 4.”Kami kemarin sudah mengamati pola permainan SMA N 8. Kami sebenarnya sudah mempersiapkannya. Tapi tadi terkendala masalah teknis,” ujar Ruby.

Sebelumnya, SMAN 9 tampil percaya diri di awal turun lapangan. Ambon dan kawan-kawan berhasil mengukir awalan bagus mengalahkan SMA Kebondalem dengan skor 3-0.”Secara umum kami sudah siap.  Hanya saja kami salah melihat jadwal sehingga kami datang terlambat dan tidak mendapat kesempatan pemanasan,” beber Ruby.

Sementara itu, tuan rumah SMAN 3 Semarang harus menerima kekalahan dari SMAN 1 Ungaran. Tanpa ampun, SMAN 1 Ungaran menjebol gawang SMAN 3 Semarang dengan 5 gol tanpa adanya perlawanan.

Ketua panitia Ganesha Cup 2017 Ikhlasul Amal mengatakan, pertandingan ini selain sebagai ajang untuk mempertemukan seluruh SMA dan SMK di Semarang juga untuk menggali bakat-bakat siswa di Semarang. ”Sekolah kami tidak harus memaksakan untuk menjadi juara karena event ini memang untuk menumbuhkan jiwa sportif kepada siswa Semarang. Ini adalah event tahunan yang tujuannya memang untuk menumbuhkan jiwa olahraga dan menjunjung tinggi sportifitas,” ujarnya.

Di pertandingan lain, SMA N 2 Semarang yang dinilai sebagai salah satu tim terkuat mampu melumpuhkan SMA Krista Mitra dengan skor 8-2. (cr4/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jangan Jadikan Isu Sara untuk Raih Kemenangan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mulai menyiapkan personel untuk pengamanan proses pendaftaran pasangan calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Pendaftaran pasangan...

Raup Puluhan Juta dari Make up Artist

RADARSEMARANG.COM - KESUKSESAN tidak perlu menunggu nanti. Itulah yang menjadi kunci Jeihan Nabila Shavira dalam menjalankan bisnisnya. Sembari kuliah, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas...

Arak-arakan 2 Km yang Memukau

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Solo Batik Carnival (SBC) yang ke-11 kembali menghibur warga Kota Solo, Sabtu (14/7). Ratusan peserta lokal dan delegasi dari empat daerah...

Membentuk Karakter Diri Ala Gus Dur

RADARSEMARANG.COM - SEBAGAI Guru Bangsa, KH Abdurrahman Wahid  (Gus Dur) pernah berpendapat pendidikan Nasional telah mengabaikan aspek moralitas dalam penyelenggaraannya. Akibatnya adalah, lahirnya generasi...

6.280 Warga Kesesi Belum Rekam E-KTP

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sebanyak 6.280 warga yang berada di Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, hingga Senin (12/03) kemarin, belum melakukan perekaman E-KTP, jumlah tersebut adalah...

Perjuangan Guru di Sekolah Pinggiran

RADARSEMARANG.COM - MENJADI beban bagi seorang guru, apabila selama mengajar di sekolah tempat guru tersebut bertugas, tidak satu pun menunjukkan prestasi yang membanggakan.  Tidak...