33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Sulap Kijang Lawas Jadi Fun Off Road

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Dibandingkan dengan mobil saat ini, mobil keluaran tahun 1990an memang terlihat kuno. Namun di tangan Mokhamad Sukarno, mobil Kijang Super disulap jadi lebih kece dan garang.

Pria yang akrab disapa Sukarno ini sengaja memodifikasi mobil keluaran tahun 1994-nya agar lebih fresh dan beda. Konsep yang diusung adalah fun off road.

“Mobil yang bisanya di jalanan kota saja, saya ubah  agar bisa melibas medan off road tanpa mengurangi kenyamanan mobil,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Modifikasi Sukarno bisa dibilang cukup ekstrem, karena merubah bentuk mobil asli. Kijang berbentuk kotak tersebut dimodifikasi pada bagian kaki -kaki agar mobil terlihat lebih gagah. “Modifikasi tentu dilakukan pada shock breaker, velg ia menggantinya dengan ukuran 15 inchi dan menggunakan ban Bridgestone ukuran R15/70/235 AT,” jelasnya.

Beralih ke sisi eksterior Sukarno menggunakan bodi lift mobil setinggi 8 sentimeter agar bodi lebih naik membuat mobil semakin gagah. Dengan begitu gerak ban akan semakin bebas kerena slebor akan semakin naik artikulasi ban lebih tejaga. Karena sering menerjang medan yang berlumpur dan penuh air hingga setinggi kap mesin, mobil milik Sukarno pun dilengkapi snorkle di bagian bagian depan kiri. “Snorkle sengaja ditaruh di depan, fungsinya ketika mobil harus menyelam dilumpur atau air,” jelasnya.

Masih di segi eksterior, Kijang dengan warna dasar merah itu mendapatkan tambahan penerangan di atas kap dengan menggunakan Moon Roof Webasto. Sementara bagian bumper depan dan belakang, footstep menggunakan jasa dari den’s production Jogjarkarta. Selain itu ia juga melubangi bodi mobil bagian atas dan diganti dengan sun roof.

“Lampu sorot bagian depan dan belakang menggunakan Hella agar lebih terang, sementara bagian pintu menggunakan model save door yang bisa dibuka menggunakan remot,” paparnya.

Walaupun bisa digunakan untuk Fun Off Road, interior mobil milik Sukarno tidak bisa dipandang sebelah mata, ia merubah interior asli dengan membungkus jok dengan  merek Mb Tech warna merah dengan aksen hitam agar terlihat senada dengan cat eksterior. Untuk bagian plafon, Sukarno menggunakan suede alcantara. “Warnanya sengaja disamain agar lebih ngejreng,” tuturnya bangga.

Untuk bagian mesin, ia mengaku tidak mengalami perubahan banyak. Ubahan hanya dilakukan pada sistem CDI dengan tujuan menambah tenaga dari mobil tersebut. Sementara untuk bagaian cat, ia menggunakan cat baru dengan merek Blinken berwana merah terang. “Total ubahan ini menelan biaya sekitar Rp 20 juta, sementara sih sudah puas dengan tampilannya,” tandas Sukarno. (den/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

IPHI Berperan dalam Pembangunan 

DEMAK-Para jamaah haji yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) memiliki peran besar dalam pembangunan daerah. Karena itu, organisasi kemasyarakatan ini dinilai sangat...

Gadaikan Barang untuk Biaya Sekolah Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kantor Pegadaian menjadi salah satu tempat yang diserbu warga di masa tahun ajaran baru saat ini. Rata-rata mereka ingin menggadaikan barang...

Gerindra Ganti Wakil Ketua Dewan

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Polemik diinternal partai Gerindra kota Salatiga memuncak. Mantan ketua DPC Kota Salatiga Diah Sunarsasi di tarik jabatan dari wakil ketua DPRD...

Boyke untuk Dampak Ma’erot

Oleh: Dahlan Iskan Saya seperti tidak sabar. Ingin segera kembali ke Samarinda. Ketemu dokter Boyke Soebhali lagi. Yang akan mencopot ‘selang’ yang masih tertinggal di...

Silaturahmi Ramadan Pimpinan DPRD Kota Semarang

SEMARANG – Bulan suci Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Kita diperintahkan untuk meningkatkan tali silaturahmi dengan sesama. Hal ini juga yang dilakukan oleh...

Veteran Dapat Diskon 75 Persen

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang memberikan keringanan membayar pajak bumi dan bangunan perkotaan dan pedesaan (PBB-P2) hingga 75 persen kepada para veteran. Kebijakan ini...