33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Optimistis Bisa Bersaing

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL – Prestasi SD Negeri 2 Jotang Kendal Kota setiap tahun terus mengalami peningkatan baik akademik maupun non akademik. Salah satu kunci meraih kesuksesan yang dilakukan adalah dengan cara menerapkan kedisiplinan baik kepada murid maupun guru.

“Kalau disini memang anak saya latih disiplin. Dari jam 6.30 WIB sudah sampai sekolahan, sudah didalam kelas. Setelah itu bersama-sama baca asmaul husna,” ungkap Kepala SD N2 Jotang Ngatini kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin.

Menurut Ngatini, setelah membaca doa sebelum pelajaran dimulai, para murid yang sudah berada didalam ruang kelas langsung mengerjakan soal. Berbagai pertanyaan soal tersebut sudah dipersiapkan oleh guru yang ditulis di papan tulis.”Itu setiap hari. Jadi setelah pembelajaran selesai, siangnya guru menulis soal di papan tulis, untuk dikerjakan para murid esok paginya sebelum jam pembelajaran,” katanya.

Langkah ini dilakukan supaya para murid lebih menguasai materi pelajaran yang sebelumnya telah diulas. Sehingga dengan cara ini, mampu meningkatkan daya ingat dengan harapan bisa mencetak siswa berprestasi.”Pembelajaran kemarin diulas lagi supaya masih ingat lagi. Supaya lebih paham. Itu sudah saya tanamkan sejak saya mengajar di sekolah lain. Semua guru disini disiplin,” ujarnya.

Menurutnya, cara yang diterapkan ini sangat berhasil dan SDN 2 Jotang mampu bersaing dengan sekolahan lain. Sederet prestasi yang paling menonjol adalah dibidang kesenian dan budaya. Siswa-siswi murid SDN 2 Jotang mampu meraih juara satu lomba seni mocopat tingkat kecamatan.”Juara tingkat kecamatan tahun 2017. Tadinya saya disini sejak tahun 2009 hanya ada empat piala, dan sekarang lebih dari 25 piala. Paling banyak lomba mocopat,” terangnya.

Saat ini, pihaknya juga tengah mempersiapkan muridnya dalam mengikuti ajang perlombaan Mapsi qirok sama mocopat islami, yang dilaksankan pada 21 Oktober 2017 di Kecamatan Kaliwingu Selatan. Bahkan pihaknya juga tidak segan-segan mendatangkan pelatih dari luar sekolah.”Maju tingkat Kabupaten mewakili Kecamatan Kendal. Yang mocopat saya latih sendiri, kalau yang qirok kita datangkan pelatih. Ini masih latihan terus sampai bisa,” tegasnya.

Diakuinya, SDN 2 Jotang berada diwilayah pinggiran yang notabenya para orangtua murid sebagian besar merantau diluar negeri. Sedangkan para murid lebih cenderung ikut dengan kakek dan neneknya. Namun sekarang ini, ptestasi murid SDN 2 Jotang tidak kalah dengan sekolah lainya.

“Prestasi akademik matematika dapat. Kalau yang ikut 10 besar sekarang IPA. Memang disini banyak yang juga sekolah sore Madarasah. Sehingga keagamaan murid disini yang bagus,” katanya.

Ngatini menambahkan, jumlah muridnya sekarang ini juga mengalami peningkatan yang tadinya 111 siswa bertambah menjadi 129. Dengan adanya lomba Sekolah Berprestasi Menuju Kendal Pantura Permata juga siap tampil menjadi peserta lomba. “Paling cocok kesenian dan budaya,” pungkasnya. (mha/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ruang SKCK Dilengkapi Area Bermain Anak

RADARSEMARANG.COM - Sebuah ruangan besar tersedia di gedung baru Mapolda Jateng untuk pelayanan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Masyarakat akan mendapatkan layanan dari...

Dua Desa Jadi Kawasan Wisata Mangrove Edukatif

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Dua desa di Kecamatan Wedung, yakni, Desa Kedungmutih dan Desa Berahan Wetan dijadikan kawasan wisata edukasi mangrove atau dikenal dengan nama...

Tetap Kerja, Targetkan Lulus Kuliah

RADARSEMARANG.COM - BAGI Maharani Arvianta Kusuma, mengenyam pendidikan adalah hal yang utama. Karena itulah, obsesinya saat ini adalah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh sarjana. “Targetnya bisa...

Pasang Sensor Jembatan Rp 500 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang saat ini sedang memersiapkan pemasangan alat sensor yang berfungsi sebagai alat monitoring terhadap kelendutan jembatan. Hal itu,...

DPRD Demak Bentuk Pansus Raperda Hiburan dan Raperda Pengelolaan Barang Milik Daerah

RADARSEMARANG.COM - DPRD Kabupaten Demak membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda). Di antaranya, Raperda tentang hiburan dan Raperda terkait...

Pemprov Harus Waspadai Bencana Banjir

SEMARANG–DPRD Jateng meminta agar Pemprov Jateng mengantisipasi daerah yang rawan banjir saat musim penghujan. Terutama daerah permukiman di dekat kawasan sungai yang rawan terkena...