Mapsi Jadi Unggulan Sekolah

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KENDAL – SDN 2 Nolokerto bukan merupakan sekolah inti di Kecamatan Kaliwungu. Namun soal prestasi, patut diperhitungkan. Pasalnya, sekolah ini  punya potensi khususnya bidang Mata Pelajaran dan Seni Islam (Mapsi) yang jadi unggulannnya. Bahkan  mewakili kabupaten Kendal ke tingkat Provinsi.

Kepala SDN 2 Nolokerto Kaliwungu, Suklinto mengungkapkan sekolahnya menerapkan pembiasaan membaca asmaul husna  sebelum memulai pelajaran dan  tadarus  10 menit sebelum mulai pelajaran Agama  sebagai salah satu budaya literasi di sekolah yang berhubungan dengan penerapan agama  sejak dini.”Disini anak-anak sudah terbiasa melantunkan asmaul husna dan mengaji jadi  sejak awal-awal masuk  mereka sudah menghafalnya,“ bebernya.  

Tidak hanya itu, anak-anak juga dibekali penguatan pendidikan karakter  dengan mengundang  narasumber dari luar.”Baru-baru ini kita adakan pendidikan karakter bagi siswa  bekerjasama dengan Koramil Kaliwungu,” katanya.

Guru Agama SDN 2 Nolokerto, Chosiah menambahkan  dalam mencari bibit-bibit potensial dalam bidang Mapsi di sekolah, pihaknya mengaku  selalu  memetakan terlebih dahulu kemampuan anak,”Seperti disini ada yang pandai khitobah  dan juga  ada yang pandai dalam teori  Mapsi kemudian kita berikan pembinaan tersendiri,” ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, memberikan pelatihan kepada anak tidak hanya tugas  guru agama namun juga guru-guru lainnya yang mempunyai keahlian,”Disini kita kebersamaan dan saling melengkapi,” katanya.

Diakuinya, selama ini banyak kendala yang dihadapi khusunya waktu yang berbenturan jadwal kegiatan lainnya seperti sekolah madrasah. Oleh karenanya, pihaknya sebisa mungkin melakukan pemadatan-pemadatan materi dijam-jam sekolah tanpa memberatkan siswa yang bersangkutan. “Latihan tetap memaksimalkan waktu di sekolah tanpa harus dibawa pulang ke rumah,” bebernya.

Hasilnya, belum lama ini SDN 2 Nolokerto juara 1 Mapsi tingkat Kabupaten sekaligus mewakili Kendal maju ke tingakat Provinsi. Terkait dengan  kompetisi antar SD/MI menuju Kendal Permata Pantura yang digagas Jawa Pos Radar Semarang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal, Suklinto mengaku sangat mendukung  dan  mengapresiasi kegiatan tersebut. “ Kegiatan bagus  sekali untuk  memacu sekolah  dalam meningkatkan prestasi,” katanya. (zen/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -