Tes Elektronik Lebih Efektif dan Efisien

321

SEMARANG– SMP Negeri 12 Semarang membuat terobosan baru dalam pelaksanaan tes tengah semester. Yakni menggunakan sistem tes elektronik (E-Tes). Inovasi tersebut lebih efektif menutup celah mencontek dan efisien, siswa tidak perlu repot-repot menyiapkan alat tulis.

“Kita menjadi SMP pertama yang melakukan Elektronik Tes pada Penilaian Tengah Semester (PTS),” tegas Kepala SMP N 12 Semarang, Suwarno Agung Nugroho.

Dalam program E-Tes ini, siswa diwajibkan membawa perangkat seperti laptop dan handphone agar dapat mengakses soal yang tersedia di website.

“Kan rata-rata semua anak di sini punya perangkat elektronik seperti handphone dan laptop, jadi semuanya harus bawa. Tapi kalau ada yang tidak bawa atau yang tidak punya, kami juga menyediakan komputer. Ada sekitar 146 komputer di sekolah yang bisa digunakan oleh siswa,” ujar Agung.

Sistem E-Tes ini juga sebagai bentuk pengoptimalan penggunaan computer yang ada di sekolah. Berawal dari ide Wakil Kepala Sekolah, Suroso, yang melihat banyaknya perangkat komputer di sekolah, namun jarang terpakai.

“Saya itu pernah berpikir sayang saja kalau komputer sebanyak ini tapi tidak digunakan. Akhirnya saya memikirkan caranya untuk dapat melakukan tes tapi lewat komputer,” terang Wakil Kepala Sekolah, Suroso.

Akhirnya dia mencari tahu cara membuat tes online lewat internet. Agung yang tidak memiliki basic IT pun mencoba bergabung dengan grup IT dan dikenalkan aplikasi Bismart.

Program yang dibuat oleh Suroso akhirnya digunakan untuk Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Namun, tidak berhenti di sana, pihak sekolah menginginkan agar program tersebut juga dilakukan untuk tes PTS.

“Nah setelah USBK dan UNBK berhasil, kami berpikir sayang sekali kalau komputer di sekolah hanya digunakan sekali saja dalam satu tahun, lalu bapak kepala sekolah menginginkan program ini digunakan untuk penilaian tengah semester juga,” jelas Suroso.

Niken Dwi Astuti salah satu siswi SMPN 12 Semarang, mengaku sangat menyukai program ini karena dinilai lebih efektif dan simpel. “Lebih gampang saja, terus lebih simpel karena nggak perlu bawa alat tulis, terus juga jadi nggak ada yang mencontek karena soalnya diacak jadi membuat makin semangat belajar,” ujarnya. (mg42/zal)