SEMARANG – Niat hanya mencuri burung kicau jenis love bird, namun gara-gara terpikat paha mulus sang empu rumah, aksi Indra Bayu justru ‘tercyduk’ warga. Kini Indra harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan terancam mendekam di penjara selama 7 tahun.

Hal tersebut terungkap dalam dakwaan terdakwa yang dibacakan, JPU Kejari Kota Semarang, Vidya Khairunisa. Dijelaskan, kejadian bermula pada 10 Juli 2017 saat terdakwa berniat mengambil love bird di rumah Ninik Lestari warga Jalan Mujahir, Kota Semarang. Saat sampei di depan rumah, terdakwa melihat jendela kamar Ninik terbuka, sehingga terdakwa masuk lewat jendela tersebut.

“Setelah sampai di dalam kamar, terdakwa keluar kamar dan membuka pintu depan rumah. Kemudian terdakwa masuk kembali ke dalam kamar korban dan mencari benda berharga,” kata Vidya.

Pada saat terdakwa sedang mencari-cari barang berharga, dia melihat Ninik Lestari sedang tidur mengenakan daster yang tersingkap sehingga terlihat pahanya. Tergoda dengan kondisi itu, Indra kemudian memegang dan mengelus-elus paha Ninik.”Perbuatan itu membangunkan Ninik dan langsung berteriak maling,” terangnya.

Indra pun langsung lari melewati pintu depan. Teriakan Ninik didengar oleh warga lainnya sehingga langsung mengejar terdakwa. Warga akhirnya dapat menangkap Indra sebelum kabur membawa love bird milik Ninik. Setelah itu, terdakwa dibawa ke Polsek Semarang Utara. Atas perbuatannya, terdakwa diancam pidana Pasal 363 Ayat (1) Ke-3 dan Ke-5 KUHP Jo. Pasal 53 Ayat (1) KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. Mungkin kalau pelaku fokus melancarkan aksi pencuriannya, Indra tidak akan tercyduk… (jks/zal)