PEMBINAAN: Kapolsek Magelang Utara, Kompol Much Kodar sedang memberikan pembinaan kepada 93 siswa yang diduga tawuran, Kamis (28/9) (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).
PEMBINAAN: Kapolsek Magelang Utara, Kompol Much Kodar sedang memberikan pembinaan kepada 93 siswa yang diduga tawuran, Kamis (28/9) (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG–Sebanyak 93 siswa dari dua SMK di Kota Magelang diamankan aparat Polsek Magelang Utara, Kamis (28/9) kemarin, karena terlibat tawuran. Aksi tawuran diawali dengan aksi lempar batu kedua kelompok siswa SMK.

Kapolsek Magelang Utara, Kompol Moch Kodar, di sela-sela pembinaan menjelaskan, penangkapan diawali kegiatan patroli kelima anggotanya yang dibagi dalam dua kelompok. Lokasinya, di sekitar Jalan Ahmad Yani, pada saat jam pulang sekolah. “Ketika melintas di daerah Menowo, anggota melihat ada kerumunan massa cukup banyak yang saling lempar batu. Ternyata, tawuran antara dua kelompok pelajar dari dua SMK swasta yang baru pulang dari sekolah,” kata Kodar.

Kodar menjelaskan, pihaknya berhasil mencegah terjadinya tawuran yang meluas. Dua kelompok siswa sudah saling lempar batu di Jalan A Yani, sekitar Menowo. Para pelajar tersebut, menurut Kodar, terkejut melihat ada anggota polisi yang datang melerai. Melihat kedatangan polisi, tak sedikit pelajar yang memilih kabur.