Pincang di Kandang Pendekar Cisadane

1469

SEMARANG – PSIS akan melakoni matchday ketiga mereka di babak 16 besar Liga 2. Tim berjuluk Mahesa Jenar akan melakoni laga tandang versus Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsa Karawang Sore (29/9) nanti.

Laga berat memang mengingat Haudi Abdillah dkk dituntut untuk bisa mencuri poin di kandang tim besutan coach Bambang Nurdiansyah itu. Tim berjuluk Pendekar Cisadane pastinya juga bakal ngotot mengamankan poin penuh di kandang mereka.

“Pastinya kami ingin melanjutkan tren positif dengan kembali meraih poin di pertandingan ketiga. Meski berat namun kami percaya anak-anak bisa tampil maksimal di pertandingan besok (hari ini, red),” kata CEO PT Mahesa Jenar Semarang, Alamsyah Satyanegara Sukawijaya.

Selain bakal tampil di kandang lawan, Mahesa Jenar sore nanti juga tampil pincang. Dua pilar mereka yaitu M Yunus dan Erik Dwi Ermawansyah harus menepi sekitar dua pekan lantaran cedera hamstring.

Namun yang sedikit membuat lega, head coach PSIS, Subangkit dipastikan bisa menggunakan tenaga tiga pemain anyar mereka yaitu bek sayap Nanang Wahyudi, gelandang Adit Wafa dan juga striker Sholihul Islam.

Caoch Subangkit dihubungi kmearin mengatakan, pihaknya juga masih memiliki stok sejumlah pemain muda seperti striker Gatot Wahyudi dan Albi Lanjut yang diboyong dalam tour ke Karawang kali ini.

“Mungkin yang sedikit menjadi persoalan di posisi M Yunus karena selama ini posisinya cukup sentral. Tapi di sisa waktu sebelum berangkat ke Karawang kami sudah menyiapkan beberapa pemain menggantikan pemain yang cedera,” beber Subangkit.

Disinggung mengenai calon lawan, Subangkit mengakui Persita dibesut oleh pelatih yang kerap mengarsiteki tim besar yaitu Bambang Nurdiansyah yang selalu berhasil membentuk karakter permainan tim yang dibesutnya.

Selain itu Pendekar Cisadane juga diperkuat oleh sejumlah pemain senior berpengalaman serta pemain muda potensial yang menjadi kunci permainannya. Sebut saja gelandang Egy Melgiansyah yang menjadi motor permainan mereka.

Kemudian striker gaek Rachmat Affandi yang didatangkan dari Persebaya di tengah musim lalu dan juga stopper Ledi Utomo. Selain itu juga terdapat nama breaker muda Heru Setiawan yang juga pernah tercatat sebagai pemain Jateng di ajang PON Jabar 2016 lalu.

“Yang jelas Persita tim yang dihuni pelatih dan pemain senior maupun pemain muda sarat pengalaman. Kami harus tampil lebih tenang, lebih confidence dibanding mereka,” beber pelatih asal Pasuruan tersebut.

Namun Persita bukan tanpa celah. Egy Melgiansyah tercatat pernah menuai hasil kurang maksimal di laga perdana babak 16 besar lalu dimana Persita harus mengakui keunggulan tamu mereka Persibat Batang dengan skor 2-1.

“Justru karena kekalahan tersebut tentunya Persita tidak ingin mengulang kesalahan yang sama. Makanya kami tetap harus fight, kerja keras kalau ingin menuai hasil maksimal di kandang Persita,” pungkas Subangkit. (bas/zal)