BOYOLALI – Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar panen gandum di lahan seluas 1500 meter persegi, Rabu (27/9). Panen gandum kali ini diadakan di dataran tinggi Timboa, tepatnya di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.

Panen ini dilakukan langsung oleh petani yang dibina oleh beberapa dosen FPB UKSW. Panen dilakukan dengan menggunakan sabit dan juga pedal tresser. Salah satu petani, Bapak Yoso Musmin mengungkapkan, dirinya puas dengan hasil tanam gandum kali ini. “Menyenangkan menanam gandum karena tidak repot merawatnya. Saya tidak kapok nanam gandum lagi. Beberapa warga juga bilang ingin ikut menanam juga,” katanya.

Lahan di dataran tinggi Timboa dipilih sebagai tempat introduksi budidaya gandum yang ditumpangsarikan dengan tembakau. Wilayah Timboa yang terletak di Dusun Margomulyo dengan ketinggian ± 1.200 mdpl di lereng Gunung Merbabu bagian timur–selatan memiliki topografinya berbukit, panorama alam yang indah, serta potensi lahan yang luas untuk pengembangan bidang pertanian.

Dosen FPB UKSW Maria Marina menuturkan, hasil panen kali ini nantinya akan dijadikan benih untuk penanaman gandum selanjutnya. “Gandum yang ditanam di sini termasuk bagus kualitasnya, ada delapan sampai sembilan malai gandum di setiap tangkainya. Selain itu juga akan diolah dijadikan bahan makanan juga,” imbuhnya.

Dekan FPB UKSW Bistok Hasiholan menambahkan, usaha budidaya gandum ini juga menjadi awal yang baik dalam diversifikasi tanaman pangan bagi masyarakat Timboa. Dengan berhasilnya budidaya ini, nantinya masyarakat Timboa tidak saja menggantungkan hidupnya melalui budidaya tembakau saja, akan tetapi dapat juga berbudidaya tanaman gandum sebagai usaha tani. (sas/ton)