Minta Honor GTT/PTT Setara dengan UMK

2341
Muh Sayid (IST).
Muh Sayid (IST).

TEMANGGUNG-  Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) DPRD Kabupaten Temanggung mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Temanggung menganggarkan honor Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) dalam APBD 2018.

“Kami minta nasib GTT/PTT supaya diperhatikan karena mereka sangat membantu mengisi kekurangan tenaga pendidikan dan mereka juga bekerja profesional,” ujar juru bicara Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Temanggung Siti Kustijah dalam Sidang Paripurna DPRD Temanggung, Kamis (28/9).

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Kabupaten Temanggung Muh Sayid menuturkan, saat ini di Kabupaten Temanggung terdapat lebih dari 1.500 GTT/PTT yang berada di sekolah SD dan SMP negeri. Untuk GTT dan PTT SD saat ini mendapat honor dari APBD sebesar Rp 400 ribu per orang per bulan. Sedangkan GTT / PTT SMP diberi honor Rp 675 ribu per orang per bulan.

“Tanggung jawab mereka cukup besar, kuaitas mereka juga setara dengan guru PNS dan mereka juga bekerja secara profesional. Kasihan, kalau mereka hanya digaji segitu. Idealnya, mereka  bisa dibayar sama dengan supporting staf di Setda atau digaji setara UMK,” ujar Sayid.

Ketua DPC Partai Nasdem Kabupaten Temanggung itu mengatakan, berdasarkan perhitungan dengan Dinas Pendidikan, untuk 1.500 lebih GTT/PTT di sekolah negeri membutuhkan anggaran sekitar Rp 36 miliar dari APBD untuk membayar mereka sesuai UMK selama setahun. Saat ini UMK Temanggung sebesar Rp 1.314.000 per bulan.

Wati, 33, seorang guru honorer SMP di Temanggung mengaku selama ini mendapat honor dari APBD sebesar Rp 675 ribu per bulan dan honor mengajar 34 jam dari SMP sebesar Rp 600 ribu per bulan. “Saya berharap bisa mendapat tambahan penghasilan, saya dan guru-guru lain mengajar juga di sekolah lain,” aku Wati. (san/ton)