33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

75 Sarjana Cukupi Kebutuhan Perwira Polisi

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Sebanyak 75 sarjana dari berbagai bidang disiplin ilmu dinyatakan lulus Pendidikan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS). Di antaranya dalam bidang hukum, komunikasi, psikologi, kedokteran, kimia, bahkan sarjana musik.

Setelah melewati proses seleksi dan menyelesaikan pendidikan selama 6 bulan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, mereka mendapatkan gelar perwira pertama. Untuk selanjutnya akan ditugaskan di berbagai daerah di Indonesia agar mampu mengantisipasi perkembangan yang terjadi berbekal bidang disiplin ilmu yang dimiliki.

“Itu untuk mencukupi kebutuhan perwira pertama kami yang memang masih kurang. Tahun ini ada penambahan sebanyak 75 perwira, biasanya cuma 50 orang,” kata Inspektur Pengawas Umum (Irwasum), Komjen Dwi Priyatno saat menutup Pendidikan Siswa Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) di lapangan Bhayangkara Akademi Kepolisian Semarang, Kamis (28/9).

Dikatakannya, jumlah 75 sarjana tersebut terdiri atas 62 siswa dan 13 siswi. Ini juga disesuaikan dengan kebutuhan Polri untuk mendukung penegakan hukum. “Tentunya setelah dihitung dari kebutuhan, ada berbagai profesi kesarjanaan yang kami perlukan. Seperti sarjana hukum, komunikasi, dokter dan lain-lain. Ada sarjana psikologi sudah kandidat doktor, jadi dia sudah S2. Tidak hanya itu, bahkan ada sarjana musik,” katanya.

Dijelaskannya, sumber perwira Polri selain Akpol, ada Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) dan Sekolah Pembentukan Perwira (Stukpa) dari Brigadir. “Tentunya mereka akan ditempatkan sebagai fungsi pendukung di Republik Indonsia sesuai kebutuhan. Nanti akan diatur oleh Assisten Sumber Daya Manusia Polri, misalnya forensik di Surabaya, Semarang, Makasar,” katanya. Beberapa dokter akan ditugaskan di beberapa tempat rumah sakit Polri, RS Bhayangkara, maupun di rumah sakit milik beberapa polda.

Ada empat siswa mendapat penghargaan, yakni Amalia Fajrina Nabila, mendapat pangkat Brigadir Siswa dengan penghargaan piagam dan medali Adi Wira, karena prestasi terbaik gabungan aspek pengetahuan dan keterampilan, aspek sikap, jasmani dan perilaku. dr Verry Gunawan Sohan, Brigadir Siswa mendapat piagam dan medali Ati Tanggap, karena prestasi terbaik aspek pengetahuan dan keterampilan. Felinsa Oktora Tanau, Brigadir Siswa mendapat piagam dan medali Tanggon Kosala, karena prestasi terbaik aspek sikap dan perilaku. Sarlendra Satria Yudha, Brigadir Siswa, mendapat piagam dan medali Dira Trengginas, prestasi terbaik aspek jasmani dan kesehatan. (amu/zal) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

KJG Tanam 10.000 Mangrove

SEMARANG-PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) melalui program coorporate social responsibility (CSR) melakukan penanaman 10 ribu pohon mangrove di kawasan pesisir Tambakrejo, Tanjung Mas, Kecamatan...

SUTET Tak Terbangun PLN Rugi Triliunan

BATANG-Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya merealisasikan pembangunan Saluran Udara Tegangan Ektra Tinggi (SUTET) 500kv TX Ungaran-Pedan-Mandirancan, yang sudah lama di rencanakan. “Karena jika telat...

Ajak Siswa Perangi Bullying

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Banyaknya kasus bullying yang terjadi di sekolah membuat kota jengah, selain guru para siswa pun harus menjadi aktor utama untuk memerangi...

Amankan Pembuat Petasan

BATANG - Polsek Warungasem menggelar Operasi Cipta Kondisi (CK). Dari hasil operasi, petugas berhasil menangkap pembuat petasan dan mengamankan barang bukti berupa bubuk obat...

Siapkan 11 Puskesmas

SEMARANG–Kekhawatiran kekurangan tempat tidur (TT) di unit rawat inap (bangsal) kelas III di rumah sakit untuk melayani jaminan kesehatan gratis melalui program Universal Health...

72 Pejabat Kendal Diturunkan Jadi Staf

Sebagai ASN harusnya malu, karena seharusnya ASN bisa memberikan teladan yang baik kepada warganya sebagai pelayan dan pemimpin. Mirna Annisa Bupati Kendal RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Sebanyak 72 pejabat di...