Peserta Jambore Bantu Pengungsi Gunung Agung

LEPAS PESERTA JAMBORE : Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto saat melepas touring peserta Jambore Nasional Mercedes Benz ke 12 yang akan berangkat ke Bali (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang).
LEPAS PESERTA JAMBORE : Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dan Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto saat melepas touring peserta Jambore Nasional Mercedes Benz ke 12 yang akan berangkat ke Bali (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang).

SEMARANG – Halaman gedung DPRD Jateng dibanjiri mobil-mobil Mercedes Benz, Rabu (27/9). Rombongan peserta Jambore Nasional Mercedes Benz ke 12 dari Jakarta dan Semarang mampir ke Gedung Berlian sebelum touring ke lokasi Jambore di Pecatu, Bali.

Rombongan disambut Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi, Ketua Komisi C DPRD Jateng Asfirla Harisanto, Sekretaris Dewan Indra Surya dan para pejabat Sekretariat DPRD Jateng. Presiden Mercedes Benz W 210 Indonesia Reza Darmawan mengatakan, Jambore Nasional Mercedes Benz akan diselenggarakan di Bali pada 29-30 September. Acara akan diikuti anggota dari seluruh provinsi di Indonesia. “Anggota Mercy Club di seluruh Indonesia tercatat sekitar 1.000 orang dan mobil yang akan datang langsung ke Bali sejumlah 200 mobil,” ungkapnya.

Jambore Mercedes Benz merupakan agenda rutin tahunan dan tahun ini merupakan jambore yang ke 12. Tahun sebelumnya acara digelar di Surabaya dan tahun depan rencananya dilaksanakan di Palembang. “Jambore Nasional diikuti oleh seluruh varian Mercedes Benz. Ada sekitar 20 varian Mercedes di Indonesia dan semuanya akan datang ke Bali,” katanya.

Kegiatan Jambore selain silaturahmi para penggemar Mercy juga diisi dengan bakti sosial termasuk memberi bantuan kepada pengungsi Gunung Agung yang saat ini ada di berbagai wilayah di Bali. “Kami siapkan bantuan berupa pakaian pantas pakai dan uang tunai yang akan dikumpulkan pada hari Sabtu besok,” jelasnya.

Pemilik W 210 New Eyes ini menambahkan, Mercedes Benz Club bukan kelompok eksklusif. Melalui jambore ini dia ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa penggemar dan pemilik Mercy berasal dari berbagai  kalangan karena harga mobil keluaran Jerman tersebut banyak yang dibawah mobil Jepang. “Saya pakai New Eyes yang harganya tidak lebih mahal dari mobil Jepang. Walaupun usianya sudah lebih dari 20 tahun tapi Mercy adalah mobil yang aman, nyaman, dan layak untuk dikendarai,” tegasnya. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here