JNE Garap Potensi Lokal

405
BERI KEMUDAHAN : JNE membuka stan untuk mempromosikan layanan JNE Trucking di sebuah acara pameran Travel Fair beberapa yang lalu (istimewa).
BERI KEMUDAHAN : JNE membuka stan untuk mempromosikan layanan JNE Trucking di sebuah acara pameran Travel Fair beberapa yang lalu (istimewa).

SEMARANG – JNE terus aktif dalam menggarap potensi-potensi lokal di Jawa Tengah. Dalam dua pekan terakhir JNE ikut berpartisipasi dalam beberapa event. Yakni Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2017, Pelatihan Kewirausahaan di Kudus dan mengikuti sebuah even Travel Fair di Semarang.

Dalam Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2017 yang berlangsung di Kota Pekalongan beberapa waktu yang lalu, JNE memberikan space bagi beberapa pelanggan yang juga merupakan UMKM di Kota Pekalongan untuk turut mengikuti pameran.  Sedangkan di Kudus, JNE menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat di Kota Kretek tersebut dengan tema To be Excellent Enterpreneur in Branding and Packaging Product.

Branch Manager JNE Semarang, Murah Lestari mengungkapkan, pihaknya akan terus mengembangkan jaringan kerjasama dengan stakeholder di Jawa Tengah. Salah satunya adalah layanan JTR atau JNE Trucking yang hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pengiriman dalam jumlah dan volume besar namun dengan biaya lebih terjangkau “Potensi di Jawa Tengah ini sangat luar biasa dan JNE harus turut ambil bagian dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat dengan memfasilitasi berbagai kebutuhan mereka,” ujar wanita yang akrab disapa Tari ini.

Tari juga menjelaskan bahwa JNE akan terus mengadakan berbagai pelatihan wirausaha untuk  masyarakat dengan tema sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Hal ini dilakukan untuk menggerakkan perekonomian berbasis masyarakat dan untuk mengurangi tingkat pengangguran.  “Selain itu kami juga mengajak UMKM untuk Go Online di era digital ini sehingga selain penjualan secara konvensional UMKM juga mulai merambah bisnis online yang menawarkan berbagai kemudahan dan keuntungan,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam waktu dekat pihaknya juga akan hadir dalam Pekan Batik 2017 di kawasan wisata budaya Jetayu Pekalongan pada Oktober mendatang. “Ini kami lakukan sebagai salah satu upaya menggarap potensi lokal khususnya di Pekalongan yang merupakan sentra batik nasional,” pungkasnya. (gie/ric)