33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Hendi Motivasi Transmigran di Kayong Utara

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Rabu (27/9), bertolak ke Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat, untuk bertemu dengan para transmigran yang berasal dari Kota Semarang. Total ada 8 kepala keluarga yang bertransmigrasi sejak tahun 2012.

Berbekal sebuah rumah dan lahan garapan seluas satu hektare, lima tahun sudah para transmigran asal Kota Semarang tersebut diupayakan agar kesejahteraannya dapat meningkat. Melalui pembekalan keterampilan bercocok tanam, para transmigran diminta untuk mampu merubah lahan kosong yang disediakan menjadi sebuah lahan produktif, yang mampu menghasilkan produk pertanian atau perkebunan yang unggul.

Tak mudah, untuk menemui para Transmigran asal Kota Semarang di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Hendi harus menempuh perjalanan puluhan kilometer menggunakan sebuah sepeda motor. Sebab, lokasi permukiman transmigran jauh dari pusat keramaian, serta medan jalan menuju ke sana yang cukup sulit dilalui menggunakan mobil. Namun kesulitan tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk bertemu dengan para transmigran.

Sesampainya di lokasi, Hendi disambut antusias oleh para transmigran yang telah menunggunya sedari pagi. Warga bahkan secara khusus memasakan beberapa hidangan untuk disantap bersama-sama. Tanpa sekat, Hendi pun langsung cair berbaur berbincang-bincang bersama warga transmigran tersebut. “Pripun kabaripun pak ? (Bagaimana kabarnya pak),” tanya Hendi hangat kepada masyarakat di sana menggunakan bahasa Jawa.

Hendi juga memberi motivasi agar para transmigran tak cepat menyerah serta terus berusaha memaksimalkan fasilitas yang telah diberikan.

“Banyak kisah inspiratif yang saya dapatkan dari sedulur-sedulur di sini untuk disebarkan, karena transmigrasi ini kan bukan hanya tentang meningkatkan kesejahteraan atau pemerataan kepadatan penduduk, tetapi juga tentang perjuangan dan pengorbanan dalam membangun Indonesia,” tambahnya.

Salah satu kisah inspiratif tersebut berasal dari Ridwan, 40, salah satu peserta transmigran yang telah sukses dengan meraup penghasilan Rp 10 juta per bulan. Di depan Hendi, Ridwan menceritakan perjuangannya sebagai transmigran hingga harus kehilangan salah satu anaknya yang tenggelam di parit.

“Begitu sampai di sini saya langsung menangis pak, karena lahan yang harus digarap terkena banjir selama 3 bulan tidak surut, tapi Alhamdulillah itu tidak menyurutkan tekad saya untuk membangun wilayah di sini,” ujar Ridwan. (*/zal) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pakai Aplikasi Peta, Wisatawan Nyasar

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO - Seorang wisatawan asal Jogjakarta Zain Johansyah mengalami nasib kurang menyenangkan saat akan berlibur ke Dieng pada Rabu (27/12) pagi. Bagaimana tidak,...

Pengguna Ayla Kumpul di Salatiga

SALATIGA - Ratusan pengguna mobil Daihatsu Ayla mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-2 Ayla Community yang dilakukan di lapangan Tlogo Resort, Tuntang Kabupaten Semarang, akhir...

Periksa Gratis

PERIKSA GRATIS: Ibu Atiqoh beserta putrinya usai pemeriksaan Pap Smear di laboratorium Cito, Kota Semarang, kemarin(21/4). Di Peringatan Hari Kartini Klinik Laboratoium Cito mengadakan pemeriksaan gratis Pap Smear untuk 1500 Perempuan...

Anggaran 2016 Terserap 91 Persen

WONOSOBO – Realisasi pembelanjaan APBD tahun anggaran 2016 Pemkab Wonosobo mencapai 91,39 persen. Pendapatan dianggarkan sebesar Rp 1,7 triliun, dapat direalisasi sebesar Rp 1,5...

KKP Larang Buru Ikan Hiu dan Pari

BATANG - Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jendral (Ditjen) Pengelolaan Ruang Laut dengan tegas melarang nelayan berburu beberapa jenis ikan yang dilindungi,...

Jembatan Ambruk, Pemotor Terperosok ke Sungai

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Hujan deras yang mengguyur Temanggung menyebabkan jembatan di Desa Wonoboyo Kecamatan Wonoboyo ambruk karena tergerus arus sungai yang deras. Saat kejadian,...