KEMBANGKAN WIRAUSAHA : Bakal Calon Wakil Gubernur Jateng, Dede Indra Permana Sudiro bersama legenda tinju Chris John dan CEO PT Jateng Land, Erdward Sofyananda saat berkunjung ke Jateng Land Industrial Park di Demak (Istimewa).
KEMBANGKAN WIRAUSAHA : Bakal Calon Wakil Gubernur Jateng, Dede Indra Permana Sudiro bersama legenda tinju Chris John dan CEO PT Jateng Land, Erdward Sofyananda saat berkunjung ke Jateng Land Industrial Park di Demak (Istimewa).

SEMARANG – Bakal Calon Wakil Gubernur Jateng periode 2018-2023, Dede Indra Permana Sudiro menyambangi Jateng Land Industrial Park Sayung di Demak, kemarin. Pada kunjungannya ini Dede berharap Jateng Land yang dikelola PT Jawa Tengah Lahan Andalan (Jateng Land) ini bisa menjadi bapak asuh home industry di Demak dan sekitarnya.

“Saya berharap Jateng Land bisa memberikan pendidikan pada warga sekitar, sehingga semakin tumbuh pelaku usaha home industry disini,” ujar Dede. Mantan Ketua Umum HIPMI Jateng ini juga berpesan agar pengelola Jateng Land memberikan pelatihan-pelatihan kepada warga serta memberikan fasilitas alat produksi. Dengan demikian akan mengurangi angka pengangguran serta urbanisasi warga untuk mencari nafkah ke Jakarta.

“Dengan bekerja di dekat rumah, masyarakat akan tenang, bisa kumpul mengawasi anak dan keluarga. Kebahagiaan warga semacam ini harus kita fasilitasi bersama-sama. Baik pemerintah maupun pihak swasta seperti Jateng Land ini,” imbuh Dede yang  didampingi legenda tinju Chris John

Dalam kesempatan yang sama, CEO PT Jateng Land, Erdward Sofyananda menyambut baik saran Dede Sudiro. Pihaknya akan memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) di sekitar Jateng Land. “Kami juga tentu bangga jika bisa memberikan kontribusi pada warga di sekitar,” tuturnya.

Dede menjelaskan potensi perkembangan industri rumah tangga. Ke depan home industry ini dapat membuat komponen-komponen pabrikan yang akan dikirim ke pabrik besar untuk dirakit.

“Semakin home industry tumbuh, akan mengurangi mudik besar-besaran karena sudah menjadi para pengusaha di tingkat lokal. Home industry nantinya bisa mensuplai komponen-komponen pabrik. Ini siklus ekonomi,” tandasnya. (ric)