51 Tim Basket Turun di Pra Porprov

1077
BERSIAP: Tim basket putri Kota Semarang saat berlaga di Porprov Jateng 2013. Di ajang Porprov Jateng 2018 tim basket putra dan putri Semarang tidak turun di Pra Porprov lantaran berstatus sebagai juara bertahan (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG).
BERSIAP: Tim basket putri Kota Semarang saat berlaga di Porprov Jateng 2013. Di ajang Porprov Jateng 2018 tim basket putra dan putri Semarang tidak turun di Pra Porprov lantaran berstatus sebagai juara bertahan (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Babak kualifikasi Porprov Jateng 2018 akan diikuti oleh 51 tim dari 28 kabupaten/kota. Pra Porprov sendiri akan digulirkan di GOR Satria Semarang, 21 November hingga 5 Desembar mendatang. Nantinya akan diambil enam tim putra/putri yang tampil di ajang multicabang empat tahunan tersebut. Adapun tuan rumah Solo dan Kota Semarang sebagai juara bertahan putra/putri langsung lolos.

Sekretari Umum Pengprov Perbasi Jateng Sukahat Harianja mengatakan, tim yang tampil di babak kualifikasi itu hasil dari verifikasi yang dilakukan pada pertengahan Agustus hingga awal September lalu. Hasilnya 28 tim putra dan 23 tim putri berhak bertanding di pra-Porprov.

”Verifikasi meliputi keabsahan organisasi dan kelengkapan data pemain. Untuk organisasi, dilihat masa kepengurusan dan keaktifan dari Pengkab/Pengkot Perbasi. Untuk pemain dicek kartu keluarga dan ijasah bagi yang masih berstatus pelajar. Apabila mahasiswa atau profesi lainnya, dibuktikan dengan KTP dan kartu keluarga,” papar Sukahat.

Seperti pelaksanaan Porprov sebelumnya, ada pembatasan usia bagi pemain yakni maksimal 23 tahun saat Porprov. Sebab, ajang ini juga dijadikan Perbasi Jateng sebagai persiapan menghadapi PON XX Papua 2020 nanti. Pihaknya akan menerjunkan pemandu bakat untuk menjaring pemain putra/putri potensial.

”Sistem pertandingan, tim putra/putri dibagi menjadi enam grup. Nantinya, masing-masing grup akan diambil juara dan runner up yang lolos ke babak selanjutnya. Fase lanjutan menggunakan sistem gugur. Ini sesuai dengan aturan FIBA 2014 dan PP Perbasi,” jelasnya..

Sukahat berharap, semua tim mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi babak kualifikasi. Porprov merupakan ajang pembinaan bagi pemain Jateng. Sudah semestinya pengkab/pengkot mendukung ajang ini. (bas)