32.1 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

51 Tim Basket Turun di Pra Porprov

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

SEMARANG – Babak kualifikasi Porprov Jateng 2018 akan diikuti oleh 51 tim dari 28 kabupaten/kota. Pra Porprov sendiri akan digulirkan di GOR Satria Semarang, 21 November hingga 5 Desembar mendatang. Nantinya akan diambil enam tim putra/putri yang tampil di ajang multicabang empat tahunan tersebut. Adapun tuan rumah Solo dan Kota Semarang sebagai juara bertahan putra/putri langsung lolos.

Sekretari Umum Pengprov Perbasi Jateng Sukahat Harianja mengatakan, tim yang tampil di babak kualifikasi itu hasil dari verifikasi yang dilakukan pada pertengahan Agustus hingga awal September lalu. Hasilnya 28 tim putra dan 23 tim putri berhak bertanding di pra-Porprov.

”Verifikasi meliputi keabsahan organisasi dan kelengkapan data pemain. Untuk organisasi, dilihat masa kepengurusan dan keaktifan dari Pengkab/Pengkot Perbasi. Untuk pemain dicek kartu keluarga dan ijasah bagi yang masih berstatus pelajar. Apabila mahasiswa atau profesi lainnya, dibuktikan dengan KTP dan kartu keluarga,” papar Sukahat.

Seperti pelaksanaan Porprov sebelumnya, ada pembatasan usia bagi pemain yakni maksimal 23 tahun saat Porprov. Sebab, ajang ini juga dijadikan Perbasi Jateng sebagai persiapan menghadapi PON XX Papua 2020 nanti. Pihaknya akan menerjunkan pemandu bakat untuk menjaring pemain putra/putri potensial.

”Sistem pertandingan, tim putra/putri dibagi menjadi enam grup. Nantinya, masing-masing grup akan diambil juara dan runner up yang lolos ke babak selanjutnya. Fase lanjutan menggunakan sistem gugur. Ini sesuai dengan aturan FIBA 2014 dan PP Perbasi,” jelasnya..

Sukahat berharap, semua tim mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi babak kualifikasi. Porprov merupakan ajang pembinaan bagi pemain Jateng. Sudah semestinya pengkab/pengkot mendukung ajang ini. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Ida Janji Perhatikan UMKM

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jateng, Sudirman Said-Ida Fauziyah diminta untuk membantu permodalan bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM)....

Masyarakat Harus Melek Teknologi

PEKALONGAN-Banyaknya pelayanan berbasis aplikasi baik website maupun android, menuntut masyarakat Kota Pekalongan harus melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Apalagi selama 3 tahun terakhir,...

Ditodong Pedang, Motor Dirampas

BARUSARI – Pelaku perampasan dengan pelaku bersenjata tajam yang kerap beraksi di Kota Semarang, sepertinya tidak pernah berhenti. Mereka selalu memanfaatkan kegelapan malam untuk...

Ilegal, Galian C Brown Canyon Akan Disetop

SEMARANG - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng menyatakan penambangan galian C di Brown Canyon, Rowosari, Tembalang, ilegal. Sebab, dalam Rancangan Tata...

More Articles Like This

- Advertisement -