PANTAU CUACA : Prakirawan BMKG Kota Semarang, Rosyidah, saat memantau kondisi cuaca di komputer (YOBEL KRISTI AYUNINGTYAS/JAWA POS RADAR SEMARANG).
PANTAU CUACA : Prakirawan BMKG Kota Semarang, Rosyidah, saat memantau kondisi cuaca di komputer (YOBEL KRISTI AYUNINGTYAS/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Semarang memprediksi kondisi cuaca dan iklim di Jawa Tengah relatif aman hingga akhir tahun nanti. Baik dari segi curah hujan dan sifat hujan, BMKG meramalkan kondisi cuaca dan iklim tergolong normal.

“Untuk Oktober nanti, di Jawa Tengah daerah Pantura seperti di Jepara, Pati, Rembang, dan Tegal masih mengalami peralihan musim sehingga curah hujan masih sedikit. Sedangkan untuk daerah dataran tinggi seperti di Purbalingga dan Banjarnegara, curah hujan sudah relatif normal. Intensitas hujan berada di kisaran 301-400 mm,” ujar Prakirawan BMKG Kota Semarang, Rosyidah.

Dikatakan, pada November dan Desember nanti, curah hujan akan semakin tinggi. Untuk November, curah hujan di Kota Semarang masih tergolong menengah karena intensitas hujan berada di kisaran 201-300 mm. Sedangkan pada Desember, curah hujan di Kota Semarang sudah tinggi karena intensitas hujan berada di kisaran 301-400 mm. Sementara, sifat hujan di musim ini masih tergolong normal.

“Untuk suhu udara di musim hujan nanti, jika dipukul rata dari kota-kota di seluruh Jawa Tengah, berada di kisaran 20-32 derajat celcius. Tapi, untuk di daerah pegunungan suhu udara paling rendah bisa mencapai 17 derajat celcius,” katanya.

Rosyidah mengatakan, perbedaan curah hujan di setiap daerah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya tingkat kelembaban udara. Di daerah pegunungan, tingkat kelembapan udara cenderung lebih tinggi sehingga potensi curah hujan lebih tinggi dari daerah-daerah pesisir.

“Biasanya yang ditakutkan dari musim hujan itu adalah terjadinya longsor, banjir, dan angin puting beliung. Tetapi masyarakat diimbau agar tidak khawatir dan cemas karena baik dari segi curah hujan, sifat hujan, dan kondisi angin masih tergolong normal,” tuturnya. (mg43/mg45/ric)