LUDES: Rumah milik Nur Ridho, warga Puguh ludes dilalap si jago merah, Selasa (26/9) kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).
LUDES: Rumah milik Nur Ridho, warga Puguh ludes dilalap si jago merah, Selasa (26/9) kemarin (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL—Nur Ridho warga Desa Puguh, RT 2/RW5, Kecamatan Pegandon, ini bernasib nahas. Satu-satunya rumah yang menjadi tempat tinggal dirinya sekeluarga, ludes dilalap si jago merah berikut barang berharga dan perabotan rumah tangga.

Belum diketahui penyebab kebakaran secara pasti. Tidak ada korban jiwa, tapi akibat bencana tersebut, kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah. Mengingat material rumah rata-rata berbahan dasar kayu jati.

Nur Ridho mengaku tidak mengetahui secara persis rumahnya terbakar. Sebab saat kejadian, ia sedang bekerja di sawah sembari mencari kayu bakar. Sementara istrinya, Sruwut Saripah berada di sungai untuk mengambil air. Sedangkan dua anaknya sedang nyantri di pesantren.

Ridho mengaku mengetahui rumahnya terbakar setelah ada tetangganya yang memberitahu. Sebelum terbakar, sempat terdengar suara ledakan yang berasal dari rumah tersebut. Ledakan diduga berasal dari meteran listrik yang korslet. “Yang tahu pertama, Ngatiyem, tetangga saya. Dia dengar suara ledakan lalu keluar rumah dan melihat rumah korban terbakar,” Sugeng Riyadi, perangkat desa setempat.

Kondisi kemarau dan kering serta angin yang kencang membuat api cepat membesar. Api langsung meluluhlantakkan bangunan dengan cepat. Beruntung saat kebakaran rumah, terjadi tiupan angin yang berhembus kencang mengarah ke arah barat, sehingga kobaran apinya tak sampai menyentuh beberapa rumah yang jaraknya berdekatan.

Dua mobil pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Damkar Kendal yang datang ke lokasi langsung melakukan pemadaman terhadap bara api puing-puing rumah kayu jati yang ludes terbakar tersebut. “Tadi anginnya kencang dan untungnya mengarah ke barat. Mungkin kalau arah anginnya ke timur, tidak tahu. Bisa jadi, beberapa rumah yang paling dekat dengan rumah korban bisa ikut terbakar,” jelasnya.

Korban Nur Ridho mengatakan bahwa saat rumahnya terbakar dirinya sedang berada di sawah. Ia tidak mengetahui yang menjadi penyebab rumahnya terbakar. Berdasarkan penuturan warga, rumahnya ludes dilalap sijago merah akibat terjadi korsleting listrik. “Syukur alhamdulillah, hewan ternak kambing diselamatkan warga,” kata dia.

Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satpol PP dan Damkar Kendal, M Arif Masrukhin mengatakan dalam peristiwa kebakaran rumah ini dua unit mobil Damkar diterjunkan ke lokasi. “Dua mobil damkar langsung kami terjunkan ke lokasi kebakaran. Tetapi, saat diperjalanan sempat terhenti cukup lama, karena ada kereta api yang melintas di perlintasan sebidang yang ada di Desa Tegorejo, Kecamatan Pegandon,” kata dia. (bud/ida)