33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Dirugikan PLN, Dapat Kompensasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Masyarakat dan kalangan industri bakal mendapatkan sejumlah kompensasi jika ada gangguan dalam pelayanan listrik yang diberikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kompensasi yang diberikan diantaranya pengurangan nominal tagihan pajak yang dibayarkan pada bulan berikutnya.

Inspektur Ketenagalistrikan Muda Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahmad Amiruddin mengatakan kompensasi itu diberikan pada semua pelanggan termasuk rumah tangga maupun perusahaan. “Besarnya kompensasi 20 persen untuk pelanggan bersubsidi dan 35 persen untuk pelanggan nonsubsidi. Persentase itu dihitung dari biaya beban atau rekening minimum,” katanya dalam Rakor Bidang Ketenagalistrikan di Jateng yang digelar di kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Selasa (26/9).

Aturan tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 27 Tahun 2017 tentang Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) PenyaluranTenaga Listrik oleh PT PLN. Aturan menjadi pengganti Permen Nomor 33 Tahun 2014.

Pada tahun 2016, jika dirupiahkan, besarnya kompensasi yang harus dikeluarkan oleh PLN di seluruh Indonesia ada Rp 30 miliar. Sedangkan untuk Jawa Tengah ada Rp 220 juta. Menurutnya, aturan tersebut dikeluarkan karena ekspektasi masyarakat semakin tinggi terhadap layanan PLN.

Kompensasi diberikan bukan dalam bentuk uang, tapi pengurangan tagihan. “Caranya, kalau ada gangguan pelayanan silakan kontak call center (kode area + 123) dan nomor pelanggan akan dicatat. PLN kemudian akan melakukan pengecekan dan mencatat,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut hadir Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jateng Imam Nugraha, Senior Specialist Executive PLN Distribusi Jateng dan DIY Agus Sunanto, Ketua LP2K Kota Semarang Ngargono, dan perwakilan dari PT Bekasi Power, Djefri Cantono.

Terdapat 13 indikator TMP yang telah ditetapkan dalam Permen tersebut. Yakni tegangan tinggi, menengah, rendah di titik pemakaian, frekuensi titik pemakaian, lama dan jumlah gangguan per pelanggan, kecepatan pelayanan sambungan baru, kecepatan pelayanan perubahan daya, kecepatan menangapi aduan gangguan, kesalahan pembacaan KWH meter, waktu koreksi kesalahan rekening. Dari indikator itu ada enam item yang jika pelaksanaan tak memuaskan maka pelanggan memperoleh kompensasi. Yakni lama ganguan, jumlah gangguan, kecepatan pelayanan perubahan daya, kesalahan pembacaan KWH meter, waktu koreksi kesalahan rekening, dan kecepatan pelayanan sambungan baru. Kompensasi diberikan jika terbukti kesalahan dilakukan oleh pihak PLN. Bukan karena sabotase, kebakaran, bencana, atau terjadi kerusuhan.

Senior Specialist Executive PLN Distribusi Jateng dan DIY Agus Sunanto mengatakan peningkatan pelayanan terus dilakukan. Mulai dari percepatan hari layanan untuk pemasangan baru atau tambah daya, hingga pelayanan satu pintu. Untuk pemasangan baru, asalkan semua syarat administrasi dan teknis terpenuhi maka bisa selesai maksimal 3 hari.

Dia juga meminta masyarakat menghindari calo saat meminta pelayanan pada PLN. “Calon pelanggan cukup datang di gerai dan akan dilayani dari pembayaran biaya instalasi, pemeriksaan, dan dijelaskan hak serta kewajiban pelanggan,’’ katanya.

Pada tahun ini, PLN Distribusi Jateng dan DIY ditarget melakukan 534 ribu penyambungan listrik baru. Namun sampai saat ini baru tercapai seitar 90 persen dari rata-rata target bulanan.

Ketua LP2K Kota Semarang, Ngargono meminta peningkatan pelayanan itu tak sebatas regulasi, tapi harus benar-benar terealisasi dan menyeluruh. Sebab pihaknya mendapatkan cukup banyak laporan dan keluhan atas pelayanan PLN. Mulai dari pelayanan sambungan baru, tambah daya, hingga keberadaan calo. “Saya berharap PLN jangan sekedar memberi janji manis, tapi direalisasikan dengan benar,” paparnya.

Kabid Ketenagalistrikan Dinas ESDM Jateng Imam Nugraha mengatakan pihaknya bersama PLN akan mensosialisasikan aturan tersebut di tingkat Balai. Pemprov Jateng sendiri sejak 2014 hingga 2017 menganggarkan sambungan listrik murah bagi 6.800 warga miskin. “Kami anggarkan lewat APBD untuk satu unit sambungan disubdisi Rp 2,4 juta,” katanya. Meski begitu lanjutnya, ada sekitar 600 ribu masyarakat yang belum mendapatkan sambungan listrik. (ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemilik Genset Bisa Kena Pidana

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Banyak pemilik genset yang kurang mengetahui bahwa kepemilikan genset harus dilengkapi dengan Izin Operasi (IO) dan Sertifikat Laik Operasi (SLO) bagi tenaga operator...

Bermusik Bisa Latih Konsentrasi Anak

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kesadaran orang tua mendukung perkembangan minat dan bakat anak dalam bidang musik semakin meningkat. Salah satu sekolah musik di Magelang, Ahmad...

Tafsir Wapres untuk Nasib Sendiri

Oleh: Dahlan Iskan Multi tafsir. Mengapa Jokowi pilih Ma’ruf Amin. Dan mengapa Prabowo pilih Sandiaga Uno. Tafsir 1: Dua-duanya percaya diri. Berani tidak ambil tokoh dengan rating...

Tetes Darah Peringati Peristiwa Lengkong

MAGELANG – Mengenang Peristiwa Lengkong di Tangerang yang terjadi 25 Januari 1946, sekitar 200 taruna/taruni Akademi Militer (Akmil) Magelang menyumbangkan darahnya. Kegiatan ini merupakan...

Kader Posyandu Pelopori Gerakan Sadar Obat

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Tiga dosen Farmasi Fikes UM Magelang yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) mengadakan penyuluhan menggunakan obat yang rasional. Ketiga dosen itu...

Pastikan Seluruh SMP/MTs Penuhi Syarat

SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang optimis pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Mei 2016 mendatang bisa berjalan lancar...