Buron Curanmor Ditangkap

474
GELAR PERKARA: Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Edy Istanto meminta keterangan tersangka saat gelar kasus kemarin (26/9) di halaman kantor Satresrkrim Polres Wonosobo (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU).
GELAR PERKARA: Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Edy Istanto meminta keterangan tersangka saat gelar kasus kemarin (26/9) di halaman kantor Satresrkrim Polres Wonosobo (SUMALI IBNU CHAMID/ JAWA POS RADAR KEDU).

WONOSOBO–Satuan Reskrim Polres Wonosobo berhasil menangkap buron pencurian motor, Pitono Amin, 24, asal Dusun Bakalan RT 2/RW 16, Desa Ropoh, Kecamatan Kepil. Korbannya, Fafan Efindi, 43, Dusun Pangempon RT 2/RW 10, Desa Surengede, Kecamatan Kertek.

Kasat Reskrim AKP Edy Istanto menyampaikan, kasus pencurian motor terjadi 8 Mei 2017. Tersangka Amin mencuri bersama temannya, Setyo. Pukul 23.00, kedua tersangka berboncengan menuju arah Temanggung untuk mencari sasaran. “Sesampainya di Kledung, mereka putar balik karena tidak menemukan sasaran.”

Dari Kledung, tersangka menuju wilayah Kertek. Nah, di Desa Surengede, tersangka berhenti di depan rumah Fafan Efindi. Di sana, tersangka melihat dua motor. Amin bertugas memetik motor. Sedangkan setyo menunggu di jalan.

AKP Edy menyampaikan, penangkapan Amin merupakan pengembangan kasus sebelumnya. Tersangka Setyo di tangkap pada 10 Mei 2017, pukul 15.30. Sedangkan Amin ditangkap di lokasi panggung dangdutan di Dusun Batursari Desa Banaran, Kecamatan Sapuran, ) pada 31 Agustus 2017, pukul 17.00. Setelah mencuri, tersangka Amin kerja di Batang. Tahu Setyo tertangkap, Amin tidak berani pulang. Nah, 3 bulan kemudian, Amin pulang ke rumah istrinya. Saat itulah kami ringkus.” Polisi juga mengamankan Honda Beat B6548 KWT milik tersangka dan kunci palsu berupa kunci T. Tersangka bakal dijerat pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun. (ali/isk)