Pilkada Momentum Pilih Pemimpin Waras

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Pemilihan umum kepala daerah  dapat dijadikan ajang untuk memilih pemimpin yang waras. Yakni, pemimpin yang jujur, bersih, punya kapasitas, dan  mau bekerja untuk kepentingan rakyat.

Bakal calon gubernur Jateng, Sudirman Said, mengungkapkan hal itu dalam acara Mimbar Kampus dengan tema “Menyambut Kepemimpinan Baru Jawa Tengah” yang digelar di Auditorium Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro Semarang, Senin (25/9).

Hadir dalam kesempatan itu Ahmadi, Wakil Ketua DPRD Jateng, dan Witjaksono, pengusaha muda asal Pati.

“Karena itu, penting memberikan pendidikan politik kepada masyarakat untuk memilih pemimpin yang waras dalam berbagai Pilkada di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah,” jelas Sudirman pada acara yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sudirman menyoroti maraknya kasus kepala daerah yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT)  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, kasus OTT akan berhenti jika rakyat memilih pemimpin yang jujur dan bersih.

“Kita prihatin dengan banyaknya kepala daerah yang kena OTT KPK. Kalau sudah begini yang rugi rakyat, karena pembangunan daerah jadi terhambat,” terang Sudirman sambil menunjukkan pemberitaan koran nasional tentang kasus korupsi yang menimpa kepala daerah.

Untuk itu, mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) sosial, bisa berperan membantu mendorong perubahan ke arah yang lebih baik.

Terkait dengan Pilkada Jateng 2018, peran mahasiswa sangat penting dalam mewujudkan perubahan di Jateng. Caranya, dengan ikut mensosialisasikan calon-calon pemimpin yang baik, jujur, memiliki kapasitas, dan mau bekerja untuk kepentingan rakyat.

“Siapa pun dia, asal jujur, memiliki kapasitas, dan mau bekerja untuk rakyat harus dibantu, didorong untuk menjadi pemimpin di sebanyak mungkin daerah di Indonesia,” ajak mantan Menteri ESDM ini.

Sudirman menyebut, hanya dengan pemimpin yang jujur, memiliki kapasitas, dan mau bekerja untuk rakyat, Jateng dapat berubah ke arah yang lebih baik. Karena pemimpin yang demikianlah yang akan mampu menggerakkan potensi besar yang dimiliki Provinsi Jateng.

“Kalau pemimpinnya bersih dan lurus, pembangunan akan mudah dilaksanakan karena tidak ada kepentingan yang disembunyikan, yang akan merugikan masyarakat banyak,” imbuh Sudirman.

Dia mengatakan, perubahan sering mendatangkan perbaikan. Dan kadang menemukan hal-hal kurang baik yang tersembunyi.

Ia mencontohkan, merubah posisi tempat tidur atau sofa di rumah akan menemukan kotoran yang selama ini tidak terlihat karena tersembunyi di bawah tempat tidur atau sofa tersebut.

Berikutnya Sudirman menceritakan perjalanannya keliling ke 21 kabupaten dan kota di Jateng. “Suasananya menginginkan perubahan,” ungkap Sudirman.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -