Perkuat Ideologi Pancasila Sejak Dini

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – DPRD mengajak seluruh masyarakat Jateng untuk terus memperkuat ideologi Pancasila sejak dini. Pemprov, pemerintah kabupaten/kota, tokoh masyarakat dan orangtua harus mempersiapkan generasi muda yang memiliki ideology Pancasila. Hal itu sangat penting, mengingat di tengah era globaliasi dan keterbukaan informasi, ancaman terhadap perpecahan bangsa semakin besar.

Ketua Komisi A DPRD Jateng, Masruhan Samsurie mengatakan, penguatan ideologi harus terus dilakukan. Terutama generasi muda, harus dibekali sejak usia dini agar mereka bisa benar-benar memahami dan menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, Pancasila merupakan ideologi yang sudah pas dan selama ini bisa mempersatukan bangsa Indonesia. “Penguatan ideologi Pancasila harus sejak dini, karena ini sangat penting untuk masa depan bersama,” katanya dalam acara Dialog Bersama Parlemen Jateng dengan tema “Merawat Kesaktian Pancasila” di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo, Semarang.

Ia menambahkan, sebenarnya Pancasila sangat mudah dipahami oleh masyarakat. Jika pemahaman itu bisa diterapkan, pasti akan bisa terus menjaga persatuan dan kesatuan. Dan tentunya bisa menjadikan bangsa Indonesia sebagai bangsa besar dan bisa mensejahterakan seluruh rakyatnya. Ia menambahkan, banyaknya kasus korupsi, radikalisme serta banyaknya konflik di masyarakat akibat pemahaman Pancasila yang salah. “Ancaman Pancasila yang saat ini nyata adalah korupsi, kemiskinan dan ketidakadilan. Negara harus hadir agar nilai Pancasila bisa diterapkan sesuai kaidah yang benar,” tegasnya.

Politisi PPP ini mengaku cukup prihatin dengan semakin banyaknya angka korupsi dan kemiskinan. Ironisnya, kasus tersebut justru dialami kepala daerah dan pejabat-pejabat yang  merupakan pemangku kekuasaan. Kondisi ini harus segera diatasi dan mata rantainya diputus, agar nilai dan marwah Pancasila tetap terjaga.

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Siti Rofi’ah mengatakan, masyarakat diminta untuk lebih cerdas dan tidak termakan isu komunisme. Ia meminta agar tidak dibesar-besarkan karena isu tersebut sudah tidak laku di Indonesia. Jangan sampai isu itu memecah belah persatuan dan persaudaraan yang sudah lama terjalin dalam kehidupan bermasyarakat. “Kalau memang ada laporkan, jangan dibesar-besarkan,” katanya.

Sebagai negara Pancasila, masyarakat harus sepenuhnya menjalankan nilai-nilai di dalamnya. Jangan sampai ada perpecahan karena adanya perbedaan agama atau perbedaan pendapat. Seluruh elemen masyarakat harus terus menjaga marwah dan menjalankan nilai-nilai Pancasila. Dengan begitu, berbagai persoalan bangsa bisa diatasi dan Indonesia bisa menjadi negara yang lebih maju. “Saya kira Pancasila akan terus sakti jika dipahami dan diterapkan dengan benar dalam kehidupan bermasyarakat,” tambahnya. (adv/fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -