Penjualan Avanza Capai 46 Persen

272
MERIAH : Peserta Innova Community Kopdar Akbar Jawa 2017 mengikuti permainan baby shark dance (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU).
MERIAH : Peserta Innova Community Kopdar Akbar Jawa 2017 mengikuti permainan baby shark dance (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU).

MAGELANG – Musim panen raya tembakau di wilayah eks-Karesidenan Kedu begitu dinantikan pelaku usaha otomotif, karena diproyeksikan berdampak pada penjualan kendaraan bermotor. Momen ini menjadi angin segar di tengah kondisi bisnis di Indonesia yang kurang baik akibat beberapa faktor yang mempengaruhinya.

Branch Manager Toyota Nasmoco Magelang A Imam Sutrisno mengakui, hasil panen tembakau yang baik berpengaruh terhadap penjualan unit kendaraan bermotor. Bila hasil tembakau menguntungkan, penjualan mobil bisa melesat tajam. “Kami dengar, hasil panennya akan bagus,” kata Imam di sela acara Innova Community Kopdar Akbar Jawa 2017 di kantor Toyota Nasmoco Magelang, Sabtu, (23/9).

Sales Supervisor Toyota Nasmoco Magelang, Adityo P Anggoro menambahkan, saat ini penjualan unit low cost green car (LCGC) seperti Agya menempati urutan kedua dari seluruh jenis dan tipe mobil yang ada. “Jumlah penjualannya sekitar 30 unit per bulan,” tambahnya. Sementara di urutan pertama, Toyota Avanza mendominasi 46 persen penjualan di Kedu.

Selain itu, pihaknya juga mendukung kegiatan komunitas-komunitas mobil Toyota. Salah satunya, Innova Community. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap pihaknya akan meningkat. “Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat, bahwa hubungan kami dengan pelanggan tidak hanya berhenti sampai transaksi jual dan beli saja. tapi setelah itu masih ada kelanjutannya, seperti dengan kegiatan kopi darat (kopdar) seperti ini, kemudian membuat kegiatan sosial lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Innova Community, Nugraha Reza mengaku senang bisa hadir di Magelang bersama dengan anggotanya dari Palembang, Jakarta, Bekasi, Bogor, Surabaya, Solo, Jogjakarta, dan ada juga yang dari Malaysia. Bersama komunitasnya, ia tak hanya berkumpul, namun juga melaksanakan bakti sosial untuk masyarakat Magelang. “Kami membangun musala, toilet umum, dan mendonasikan buku-buku untuk disumbangkan ke rumah baca di sekitar Magelang,” imbuhnya. (put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here