33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Mayat Mr X di Luk Ulo

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KEBUMEN—Warga Desa Muktisari, Kecamtan Kebumen, Senin (25/9) siang, dikejutkan dengan sosok mayat laki-laki tanpa identitas. Mayat ditemukan mengambang di Sungai Luk Ulo, tepatnya di wilayah Desa Muktisari. Penemuan mayat membuat warga yang penasaran datang ke lokasi kejadian.

Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan 2 pemancing sekitar pukul 12.30. Tobi, 13, dan Bagus, 14, warga Desa Muktisari yang hendak memancing ikan di sungai terbesar di Kabupaten Kebumen itu kaget saat melihat mayat laki-laki mengapung di sungai. Mayat diketahui mengenakan celana panjang coklat dan kaos warna kuning. Seketika mereka mengabarkan temuan itu kepada para tetangga nya. Warga yang datang ke tepi sungai segera mendorong mayat lelaki malang itu ke pinggir sungai dan mengabarkan tentang penemuan mayat itu ke Polsek Kebumen.

Kapolsek Kebumen Iptu Mardi yang mendampingi Tim Inafis Unit Identifikasi Polres Kebumen pun mengevakuasi mayat yang belum diketahui identitasnya itu ke Rumah Sakit dr Soedirman, Kebumen untuk dilakukan otopsi luar. “Dari hasil pemeriksaan tim medis, diperkirakan korban berusia 20 – 30 tahun. Sementara belum ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh mayat tersebut. Diperkirakan korban meninggal dunia 2 atau 3 hari sebelum ditemukan” jelas Mardi.

Kassubag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk melapor. “Kami persilakan untuk datang ke Polsek atau Polres Kebumen untuk melakukan pengenalan wajah melalui foto Unit Identifikasi,” kata Willy.

Di tempat terpisah, kecelakaan terjadi di Jalan Daendels. Tepatnya, di Desa Kaibon, Kecamatan Ambal, Minggu (24/9), pukul 23.00. Kecelakaan terjadi antara mobil Xenia AB 1216 BU menabrak truk muatan pasir dari belakang. Mulanya, truk bermuatan pasir AA 1354 YD mogok dan terparkir di jalan tersebut. Tanpa rambu-rambu yang memadai, Xenia menabrak bagian belakang truk hingga ringsek. Dua penumpang Xenia yang mengalami luka, dilarikan ke Puskesmas Ambal I. (jpg/ton/isk)

Berita sebelumyaBawa Pulang 5 Piala
Berita berikutnyaJangan Panik Hadapi Kebakaran

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Underpass Macet, Gombel Baru Searah Lagi

SEMARANG-Baru beberapa hari diujicoba, underpass Jatingaleh ternyata masih menimbulkan kemacetan. Hal itu membuat Forum Lalu Lintas Kota Semarang yang merupakan gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub),...

Ganjar Tegaskan Tak Perlu impor

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyatakan bahwa Jateng sudah swasembada beras sehingga tidak membutuhkan impor. Ia pun meminta pemerintah agar lebih...

Karangan Bunga Diminati Pengunjung

KAJEN–Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pekalongan, menggelar Lomba Karangan Bunga dari kain perca atau kain batik sisa di Aula Setda Pekalongan, Jumat (25/8)...

Bakal Jajal Komposisi Anyar

SEMARANG – Laga uji coba PSIS menjamu Persibat Batang di Stadion Jatidiri Semarang Sore (9/4) nanti, bakal digunakan oleh coach Subangkit untuk menjajal komposisi...

Tak Kenal Cagub, Partisipasi Pemilih Turun

RADARSEMARANG, DEMAK -  Partisipasi pemilih pada pemilihan gubernur (pilgub) Jateng dikhawatirkan menurun. Ini karena masih banyak masyarakat yang tidak kenal dengan calon gubernur (cagub) dan...

Sempat Jadi Jurnalis, dapat Tawaran Kerja di Thailand

”Nothing is impossible in this world. Since you belive you can do that. Where there is a will there will be the a way.”...