JANGAN DITIRU: Para freestyler unjuk kebolehan dengan beratraksi mengendarai motor, di sepanjang ruas jalan perkotaan sisi timur Alun-Alun Temanggung, tepatnya di samping kompleks gedung DPRD Kabupaten Temanggung, Sabtu (23/9) pagi (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).
JANGAN DITIRU: Para freestyler unjuk kebolehan dengan beratraksi mengendarai motor, di sepanjang ruas jalan perkotaan sisi timur Alun-Alun Temanggung, tepatnya di samping kompleks gedung DPRD Kabupaten Temanggung, Sabtu (23/9) pagi (AHSAN FAUZI/JAWA POS RADAR KEDU).

Satuan Lantas (Satlantas) Polres Temanggung semakin intens mengedukasi masyarakat untuk tertib berlalu lintas. Dalam rangka memperingati HUT ke-62 Satlantas Bhayangkara Polres Temanggung menggelar serangkaian kegiatan. Salah satunya, kampanye safety riding ke sekolah-sekolah.

ANGGOTA Satlantas Polres Temanggung bersama beberapa komunitas sepeda motor Temanggung mempraktikkan cara berkendara yang benar dan aman (safety riding). Selain safety riding, para freestyler saling unjuk kebolehan. Dengan motornya, mereka beratraksi di sepanjang ruas jalan perkotaan sisi timur Alun-Alun Temanggung. Tepatnya, di samping kompleks gedung DPRD Kabupaten Temanggung.

Kegiatan tersebut, merupakan salah satu upaya kepolisian, mengajak masyarakat untuk lebih menaati tata tertib selama berkendara. Sekaligus, dalam rangka memperingati HUT ke-62 Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Bhayangkara tahun 2017 Polres Temanggung, Sabtu (23/9) pagi.

Kasat Lantas PolresTemanggung AKP Sandhi Wiedyanoe menuturkan, tahun ini, pihaknya dan jajaran Satlantas tengah fokus pada upaya-upaya mendekatkan diri kepada seluruh komponen atau elemen masyarakat.

“Hal ini kita lakukan agar lebih mempermudah langkah pengenalan tentang bagaimana cara berkendara yang aman, termasuk kelengkapan yang wajib digunakan oleh setiap pengendara,” kata Sandhi di sela acara safety riding, kemarin.

Lebih spesifik, Sandhi mengatakan, tidak hanya pengendara di usia matang, Satuan Lantas Polres Temanggung juga tengah gencar mengajak budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. “Kita punya program roadshow ke sekolah-sekolah untuk pendidikan safety riding. Kita ingin menanamkan tertib berlalu lintas sejak usia dini.”

Fokus pendidikan berdisiplin lalu lintas ke kalangan pelajar, bukan tanpa alasan. Sebab, sejauh ini, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas kebanyakan usia produtif atau pelajar. Penyebabnya, faktor sumber daya manusia. Yakni, minimnya pengetahuan berlalu lintas. “Bulan ini saja (September 2017, red), kami mencatat telah terjadi 67 kasus kecelakaan, di mana empat korban tewas, semuanya masih berusia produktif,” kata Sandhi.

KBO Satlantas Polres Temanggung Iptu Sugihartono menambahkan, banyak kegiatan yang digelar Satlantas Polres Temanggung dalam menyemarakkan HUT ke-62 Satlantas tahun ini. Di antaranya, donor darah dan pengobatan gratis, santuan ke panti asuhan, anjangsana ke rumah anggota Polri yang sakit, safety riding dan kegiatan lainnya. (san/isk)