Singkirkan Tengkulak, Tingkatkan Nilai Tawar Petani

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Pemprov Jateng resmi meluncurkan aplikasi regopantes.com. Layanan berbasis e-commerce itu digadang-gadang mampu meringkas rantai distribusi produk pertanian agar konsumen bisa mendapatkan harga murah. Petani pun bisa menjual hasil panen mereka lebih tinggi ketimbang harga yang ditawarkan tengkulak.

CEO Regopantes, Wim Prihanto mengklaim aplikasi tersebut mampu menjadi solusi perdagangan online produk pertanian langsung dari petani ke konsumen tanpa lewat tengkulak. Dengan begitu, kesejahteraan petani bisa meningkat karena panjangnya mata rantai penjualan produk pertanian yang berakibat harga rendah di tingkat petani namun tinggi di tangan konsumen akan terputus dengan sendirinya.

“Jadi latar belakangnya petani bisa mendapatkan harga pantas saja. Selain pantas untuk petani juga pantas untuk pembeli,” ucapnya saat peluncuran Regopantes yang bertepatan dengan Hari Tani Nasional 2017 di pelataran kantor Gubernur Jateng, kemarin.

Dijelaskan, banyak kemudahan yang didapat dari aplikasi RegoPantes. Petani bisa mem posting hasil tani yang dijualnya lewat aplikasi Regopantes. Penawaran itu bisa dibeli konsumen lewat situs regopantes.com. Nantinya, barang akan dikirim lewat ekspedisi yang telah dipilih untuk diantar sampai rumah konsumen. “Dalam ujicoba beberapa waktu lalu, konsumen paling banyak ada di Jakarta karena di sana harga produk pertanian relatif lebih mahal dari Jateng,” bebernya.

Peluncuran Regopantes kemarin dilakukan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman. Arman pun mengapresiasi terobosan Jateng menyiapkan e-commerce untuk menyejahterakan petani tersebut. Dia pun ingin pemanfaatan teknologi penjualan hasil pertanian itu diangkat untuk jadi percontohan nasional.

Menurutnya, daya beli rendah di tingkat petani menjadi masalah besar yang harus dipecahkan. “Karena ini yang bisa mensejahterakan petani, Regopantes perlu diangkat dan diintegrasikan secara nasional. Sehingga petani sejahtera, pedagang untung, pembeli tersenyum. Kalau BRI belum cukup, kami siap menambahkan,” paparnya. (amh/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -