Beri Pengobatan Gratis Bagi Warga Plumbungan

BAKSOS PELAYANAN KESEHATAN DJARUM FOUNDATION

334
DEKATKAN WARGA : Tim medis Baksos Pelayanan Kesehatan Gratis saat melayani warga Plumbungan di balai desa setempat (TAUFIK ROKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
DEKATKAN WARGA : Tim medis Baksos Pelayanan Kesehatan Gratis saat melayani warga Plumbungan di balai desa setempat (TAUFIK ROKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

TEGAL-Warga Desa Plumbungan, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, yang cukup jauh dari tempat pelayanan kesehatan dan sulitnya akses jalan, terbantu dengan hadirnya Baksos Pelayanan Kesehatan yang digelar Djarum Foundation dan Yayasan Bhakti Insan Negeri (YBIN) di balai desa setempat, Sabtu (23/9) kemarin. Pengobatan gratis secara masal tersebut, diikuti 546 warga dari berbagai usia.

Ratusan warga desa di wilayah timur Kabupaten Tegal itu, tampak antusias mendapatkan pengobatan maupun pemeriksaan kondisi kesehatan. Camat Kramat, Wuryanto, mendukung kegiatan ini dapat digelar rutin. Juga bagi desa-desa lainnya.

“Meski di wilayah ini ada dua Puskesmas, ada di Kramat dan Bangun Galih, tapi letaknya jauh (dari Desa Plumbungan). Plumbungan itu letaknya tengah-tengah. Jadi baksos ini mendekatkan warga dalam mendapat pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah. Ini perlu kita tindaklanjuti,” paparnya.

Kepala Desa Plumbungan, Suharno, mengungkapkan, program Pengobatan Masal Ke-7 dari Djarum Foundation ini, memberi manfaat luar biasa bagi warganya. Sebab, masyarakat yang sebagian besar petani dan bertempat tinggal di tiga perdukuhan, dimudahkan mengakses pelayanan kesehatan.

“Kami juga sengaja menyediakan mobil untuk warga tiga perdukuhan di Plumbungan yang letaknya jauh–jauh. Yaitu Perdukuhan Kembangpang, Plumbungan dan Pontong. Kasihan warga yang lagi sakit harus jalan jauh ke sini,” ungkap Suharno usai membuka kegiatan.

Tim medis dokter Mada dari YBIN, menyampaikan bahwa kegiatan bukan hanya ditujukan pada orang-orang yang sakit saja. Melainkan juga bagi yang sehat, untuk mengontrol kesehatannya. Dari pantauannya, banyak warga yang memeriksa diri, mengeluhkan sakit pegal-pegal. “Ada 10 tenaga kesehatan yang melayani pemeriksaan. Obat-obatan juga sudah disiapkan. Dan bila ada keluhan penyakit yang berat atau kritis, bisa langsung kita rujuk ke rumah sakit yang terdekat, atau yang bisa mengatasi masalah itu,” paparnya.

Perwakilan Djarum Foundation, Arvi Oktaviendra, memaparkan program Bakti Sosial ini diharapkan bisa membetikan manfaat masyarakat secara maksimal. “Kami ingin bisa menjadi berkah bagi kita semua. Setelah masyarakat sehat seperti sediakala, bisa kembali beraktivitas dan dapat meningkatkan kesejahteraannya,” tuturnya. (fiq/ida)