33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

Pengantin Wanita takut sakit?

Another

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat...

Tanya dr Andi:

Saya sudah menikah 7 bulan ini, tapi suami belum berhasil penetrasi ke dalam organ intim saya. Rasanya takut  takut dan tegang, rasanya seperti trauma. Suami juga ereksinya kurang. Usia saya 25 tahun, suami 31 tahun. Kami ingin cepat punya momongan juga dok. Mohon diberikan tips dan sarannya dok. Terimakasih dr Andi.

(G di Smg)

Jawab dr Andi:

Dari ceritanya,  istri mengalami vaginismus, yaitu suatu disfungsi seksual pada wanita, yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina. Ini menyulitkan penetrasi awal, sehingga sulit melakukan hubungan intim. Selanjutnya, ini bisa berlarut-larut, dalam beberapa bulan/ tahun pun belum berhasil menembus selaput dara. Istri mengalami reaksi fisik dan psikis sebagai bentuk penolakan, terhadap hubungan seksual, bahkan terhadap sentuhan atau usaha rangsangan di area vital (vagina), yang mengakibatkan sulit berhubungan intim. Istri secara refleks merapatkan kedua tungkainya bila terjadi sentuhan pada area intim, sehingga menimbulkan penghalang bagi suami untuk penetrasi. Sekitar 2-3 persen wanita dewasa mengalami vaginismus. Mulai dari usia ketika seorang wanita sudah aktif secara seksual, sampai wanita yang sudah berusia lanjut.

Penyebab vaginismus: a. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung. b. Infeksi yang menimbulkan luka disekitar lubang vagina atau labia. c. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder. d. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna, sehingga menimbulkan reaksi penolakan sebagi bentuk beban fisik dan psikis. e. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkantrauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menjadi vaginismus. f. Takut hamil.

Solusi:

  1. Hindari trauma pada hubungan seksual pertama kali. Maka dari itu, perlu adanya pemahaman dan pengetahuan seputar aktivitas seks sebelum menikah, baik pada wanita maupun pria. 2. Pendidikan seks sangat perlu bagi pasangan suami istri. Maka dari itu, carilah informasi sebanyak-banyak seputar apa-apa saja yang bisa meningkatkan dan menghambat kehidupan seksual Anda dan pasangan. 3. Sesudah melahirkan, pastikan luka akibat melahirkan sembuh dengan baik dan sempurna. 4. Jangan lupa, lakukan komunikasi yang baik dengan pasangan. 5. Jagalah kesehatan organ intim dan setialah dengan pasangan, supaya tidak tertular atau terinfeksi penyakit menular seksual. (www.dokterAndi.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

Baru Kali Ini Ada Yang Sampai Naik Pohon buat Joget (12)

Sembilan lagu Didi Kempot berhasil menggoyang panggung dan ribuan penonton Synchronize Fest 2019 sampai pukul 1 dini hari. Sebenarnya sudah siap tampil di festival...

More Articles Like This

Must Read

Menonton Vlog Sambil Belajar Bahasa Inggris

RADARSEMARANG.COM - SALAH satu bidang studi sosial yang akan selalu menghadapi perkembangan teknologi adalah bahasa Inggris. Penggunaan bahasa Inggris menjadi suatu keharusan dalam menghadapi...

Diduga Blong, Tronton Tabrak Toko Pakaian

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN - Sebuah truk tronton bernopol N 8540 UR yang tengah berhenti di traffic light Jalan Diponegoro tiba-tiba tanpa kendali dan menyeruduk toko...

Kerahkan 21.665 Personel Amankan Pilkada

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Polda Jateng telah membentuk satuan Tugas (Satgas) anti-black campaign untuk mengamankan Pemilukada 2018. Satgas ini nantinya akan mengawasi media sosial (medsos)...

Sepakat UMK Rp 1.573.000/Bulan

PURWOREJO—Besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Purworejo tahun 2018 diusulkan sebesar Rp 1.573.000/bulan. Usulan tersebut sudah sampai ke meja Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Besaran...

Pendapat Ahli: Tindakan Terdakwa Jelas Penistaan Agama

SEMARANG - Sidang kasus penistan agama dengan terdakwa Andrew Handoko Putra kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Rabu (1/2) kemarin. Sidang digelar dengan...

Peluang Menarik Kuliah di Fakultas Bahasa dan Ilmu Komunikasi Unissula

Di era persaingan global dewasa ini penguasaan terhadap bahasa asing khususnya Bahasa Inggris menjadi sebuah hal yang semakin penting. Generasi bangsa saat ini  dituntut...