Tanya dr Andi:

Saya sudah menikah 7 bulan ini, tapi suami belum berhasil penetrasi ke dalam organ intim saya. Rasanya takut  takut dan tegang, rasanya seperti trauma. Suami juga ereksinya kurang. Usia saya 25 tahun, suami 31 tahun. Kami ingin cepat punya momongan juga dok. Mohon diberikan tips dan sarannya dok. Terimakasih dr Andi.

(G di Smg)

Jawab dr Andi:

Dari ceritanya,  istri mengalami vaginismus, yaitu suatu disfungsi seksual pada wanita, yang berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan sekitar vagina. Ini menyulitkan penetrasi awal, sehingga sulit melakukan hubungan intim. Selanjutnya, ini bisa berlarut-larut, dalam beberapa bulan/ tahun pun belum berhasil menembus selaput dara. Istri mengalami reaksi fisik dan psikis sebagai bentuk penolakan, terhadap hubungan seksual, bahkan terhadap sentuhan atau usaha rangsangan di area vital (vagina), yang mengakibatkan sulit berhubungan intim. Istri secara refleks merapatkan kedua tungkainya bila terjadi sentuhan pada area intim, sehingga menimbulkan penghalang bagi suami untuk penetrasi. Sekitar 2-3 persen wanita dewasa mengalami vaginismus. Mulai dari usia ketika seorang wanita sudah aktif secara seksual, sampai wanita yang sudah berusia lanjut.

Penyebab vaginismus: a. Gangguan selaput dara, termasuk apabila adanya tarikan saat penetrasi berlangsung. b. Infeksi yang menimbulkan luka disekitar lubang vagina atau labia. c. Pernah mengalami traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan, dimana jika trauma itu masih dirasakan hingga masa menikah, maka hal itu merupakan vaginismus sekunder. d. Adanya bekas robekan pada saat melahirkan yang tidak sembuh secara sempurna, sehingga menimbulkan reaksi penolakan sebagi bentuk beban fisik dan psikis. e. Momen bercinta yang kerap menimbulkan rasa nyeri bisa jadi menyebabkantrauma psikis, sehingga rasa trauma itu bisa menjadi vaginismus. f. Takut hamil.

Solusi:

  1. Hindari trauma pada hubungan seksual pertama kali. Maka dari itu, perlu adanya pemahaman dan pengetahuan seputar aktivitas seks sebelum menikah, baik pada wanita maupun pria. 2. Pendidikan seks sangat perlu bagi pasangan suami istri. Maka dari itu, carilah informasi sebanyak-banyak seputar apa-apa saja yang bisa meningkatkan dan menghambat kehidupan seksual Anda dan pasangan. 3. Sesudah melahirkan, pastikan luka akibat melahirkan sembuh dengan baik dan sempurna. 4. Jangan lupa, lakukan komunikasi yang baik dengan pasangan. 5. Jagalah kesehatan organ intim dan setialah dengan pasangan, supaya tidak tertular atau terinfeksi penyakit menular seksual. (www.dokterAndi.com)