Pemprov Diminta Perhatikan Talenta Sepakbola

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Forum Sekolah Sepakbola Indonesia (Fossbi) Jateng menilai banyak potensi pemain-pemain sepak bola muda di Jateng. Bahkan, hampir di setiap daerah sebenarnya memiliki talenta muda yang berbakat, terutama di daerah pelosok. Sayang, pemprov maupun pemkab/pemkot kurang memperhatikan. Akhirnya potensi tersebut tidak bisa optimal.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengakui saat ini banyak SSB di Jateng. Tetapi perhatian pemprov maupun pemkab/pemkot masih minim. Padahal, jika digarap serius kemunculan SSB mampu mendongkrak prestasi Jateng dalam sepakbola. “Perlu adanya pembinaan dan kepedulian dari semua pihak untuk mendukung prestasi anak-anak dalam sepakbola. Harus ada perhatian yang lebih,” katanya.

Sebenarnya, jika potensi itu digarap dengan serius bisa memunculkan pemain bola professional yang menjadi andalan Jateng. Hal itu sudah dibuktikan dengan prestasi Tim Jateng U 12 yang berhasil meraih Juara Nasional dalam Turnamen Liga Pelajar Piala Menpora 2017 yang digelar Kabupaten Magelang. “Kami selalu komitmen untuk membina talenta bola sejak usia dini. Hasilnya, sebenarnya banyak sekali potensi di daerah,” ujarnya.

Ketua Fossbi Jateng, Aziz Kristanto mengatakan, dari kunjungan dan kompetisi ternyata banyak anak-anak muda berbakat di daerah. Bahkan, ketika kompetisi di daerah Rembang dan Pati, banyak anak-anak dari SBB yang memiliki talenta luar biasa. Selain itu, anak-anak di perkampungan tidak kalah berbakat ketika sudah bermain. “Tetapi karena anggaran mereka tak ada, ya potensi itu tidak tergarap. Bahkan, banyak yang kemudian tidak tertarik bermain,” ujarnya.

Aziz meminta agar pemprov memperhatikan keberadaan talenta muda tersebut. Salah satunya dengan memfasilitasi anggaran agar mereka bisa mengharumkan nama Jateng bahkan Indonesia. “Perhatian pemerintah masih sangat minim, harusnya potensi besar itu diperhatikan. Karena itu aset bagi dunia sepakbola di Jateng,” tambahnya. (fth/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -