Drs Rukma Setyabudi MM Ketua DPRD Jateng (MIFTAHUL A’LA/JAWA POS RADAR SEMARANG).
Drs Rukma Setyabudi MM Ketua DPRD Jateng (MIFTAHUL A’LA/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Forum Sekolah Sepakbola Indonesia (Fossbi) Jateng menilai banyak potensi pemain-pemain sepak bola muda di Jateng. Bahkan, hampir di setiap daerah sebenarnya memiliki talenta muda yang berbakat, terutama di daerah pelosok. Sayang, pemprov maupun pemkab/pemkot kurang memperhatikan. Akhirnya potensi tersebut tidak bisa optimal.

Ketua DPRD Jateng, Rukma Setyabudi mengakui saat ini banyak SSB di Jateng. Tetapi perhatian pemprov maupun pemkab/pemkot masih minim. Padahal, jika digarap serius kemunculan SSB mampu mendongkrak prestasi Jateng dalam sepakbola. “Perlu adanya pembinaan dan kepedulian dari semua pihak untuk mendukung prestasi anak-anak dalam sepakbola. Harus ada perhatian yang lebih,” katanya.

Sebenarnya, jika potensi itu digarap dengan serius bisa memunculkan pemain bola professional yang menjadi andalan Jateng. Hal itu sudah dibuktikan dengan prestasi Tim Jateng U 12 yang berhasil meraih Juara Nasional dalam Turnamen Liga Pelajar Piala Menpora 2017 yang digelar Kabupaten Magelang. “Kami selalu komitmen untuk membina talenta bola sejak usia dini. Hasilnya, sebenarnya banyak sekali potensi di daerah,” ujarnya.

Ketua Fossbi Jateng, Aziz Kristanto mengatakan, dari kunjungan dan kompetisi ternyata banyak anak-anak muda berbakat di daerah. Bahkan, ketika kompetisi di daerah Rembang dan Pati, banyak anak-anak dari SBB yang memiliki talenta luar biasa. Selain itu, anak-anak di perkampungan tidak kalah berbakat ketika sudah bermain. “Tetapi karena anggaran mereka tak ada, ya potensi itu tidak tergarap. Bahkan, banyak yang kemudian tidak tertarik bermain,” ujarnya.

Aziz meminta agar pemprov memperhatikan keberadaan talenta muda tersebut. Salah satunya dengan memfasilitasi anggaran agar mereka bisa mengharumkan nama Jateng bahkan Indonesia. “Perhatian pemerintah masih sangat minim, harusnya potensi besar itu diperhatikan. Karena itu aset bagi dunia sepakbola di Jateng,” tambahnya. (fth/ric)