Demi Pembinaan, Perbanyak Pertandingan Skala Nasional

KERJASAMA PBSI KOTA SEMARANG DAN KAMPUS USM MEMAJUKAN BULUTANGKIS SEMARANG

268
FOTO : Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang, Doddy Kridasaksana (TAUFIQ RIKOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
FOTO : Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang, Doddy Kridasaksana (TAUFIQ RIKOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

Atlet bulutangkis Kota Semarang semakin banyak mendapat kesempatan tampil pada berbagai ajang kejuaraan. Hal tersebut penting, selain untuk menggairahkan pembinaan juga untuk mematangkan bibit-bibit bulutangkis di masa yang akan datang. Hal tersebut saat ini yang menjadi fokus beberapa pihak baik PBSI Semarang hingga Universitas Semarang (USM).

Taufiq Rikoyadi

Tahun 2017 ini misalnya, Pengcab PBSI Kota Semarang bekerjasama USM menggelar kejuaraan tingkat Kota, multi cabang, Provinsi dan Nasional, hingga memfasilitasi pembinaan melalui kejuaraan tingkat Internasional.

Berdasarkan kalender kejuaraan di GOR Prof Sudarto, kompleks kampus USM, ada 15 agenda kejuaraan yang dilaksanakan tahun 2017. Diantaranya adalah lima seri Liga Bulutangkis Junior USM Blibli Flypower, Swasta Nasional Rangking Point Djarum USM Fly Power Open, USM Cup XI Antar Mahasiswa, Pelajar SLTA dan Klub Tingkat Nasional.

Selain itu, ada event Djarum Foundation Kejuaraan Bulu tangkis USM Walikota Cup Open Ke-44 Kota Semarang, 21 – 22 September 2017, dan USM Indonesia International Challenge yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2017 mendatang.

Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang, Doddy Kridasaksana, mengatakan, pada momentum penyelenggaraan kejuaraan daerah Wali Kota Cup Ke-44, pengurus Pengcab PBSI Semarang bekerja sama dengan USM merealisasikannya dengan membuka pertandingan skala Nasional.

”Kami pengurus tidak pernah punya maksud membanding – bandingkan dengan pengurus sebelumnya dalam melaksanakan kejuaraan. Tujuan kita hanya untuk memajukan bulu tangkis saja. Kita terbuka bekerja sama dengan siapa saja agar prestasi bulu tangkis Semarang ini melejit,” papar Doddy saat sesi Temu Teknik Djarum Foundation Kejuaraan Bulu tangkis USM Walikota Cup Open Ke-44 Kota Semarang, Rabu (20/9) lalu.

Selama ini, kerja sama pengcab PBSI Semarang dengan USM terbatas dalam penyelenggaraan kejuaraan lokal dan regional. Menurut Doddy, dengan kehadiran USM yang sekarang semakin aktif dalam bidang bulu tangkis, dimana USM sudah memiliki prasana bertaraf internasional dan memayungi beberapa klub seperti USM BC, USM Jaya, Diklat USM, menjadi titik temu untuk bersinergi dalam upaya agar kemampuan dan prestasi pemain Kota Semarang.

”Diharapkan pebulutangkis Kota Semarang dapat bersaing dengan pemain dari klub-klub Ibu Kota lainnya seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya. Kalau kejuaraanya di Semarang, tentunya meringankan biaya dan persiapan atlet,” jelasnya.

Selain berlatih, usaha untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi adalah melalui pertandingan. Jadi atlet juga punya banyak pengalaman bertanding. ”Tidak hanya kejuaraan daerah kejurkot atau multi cabang, tapi kejuaraan – kejuaraan open seperti tingkat Provinsi dan Nasional, bahkan kejuaraan tingkat Internasional. Semuanya digelar di Kota Semarang tercinta ini,” ungkap Doddy.

Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, lembaga yang menaungi Universitas Semarang, Prof Ir Joetata Hadihardaja, menyambut baik atas usaha–usaha dalam memajukan bulu tangkis di Kota Semarang.

”Mari kita semua ikut memajukan bulutangkis, supaya dari klub–klub yang ada di Kota Semarang ini dapat meningkatkan prestasi atlit dengan suasana kebersamaan dan sportif, dan sekaligus menggairahkan perbulutangkisan di Indonesia. Pada akhirnya, akan melahirkan bibit–bibit unggul sebagai investasi di masa datang,” jelas Prof Joetata. (*/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here