SEMANGAT: Peserta Tour de Pirikan berfoto bareng Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar sebelum berangkat menempuh jarak 427 km menuju Magelang, Kamis (21/9) (DOK HUMAS SMA TARUNA NUSANTARA MAGELANG).
SEMANGAT: Peserta Tour de Pirikan berfoto bareng Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar sebelum berangkat menempuh jarak 427 km menuju Magelang, Kamis (21/9) (DOK HUMAS SMA TARUNA NUSANTARA MAGELANG).

MUNGKID – Pencinta Sepeda Ikastara (Pesiar) untuk ketigakalinya menggelar Tour de Pirikan (TdP). Komunitas bersepeda alumni SMA Taruna Nusantara (TN) Magelang ini menempuh rute Bandung – Tasikmalaya – Cilacap – Borobudur Magelang dengan jarak 427 km pada 21023 September 2017.

Tour de Pirikan 2017 diikuti 40 peserta yang terdiri dari alumni, pamong (guru) SMATN, dan masyarakat umum pencinta sepeda jarak jauh. Pemberangkatan peserta TdP dilakukan Kamis (21/9) di halaman Gedung Sate Bandung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.

“Saya selalu salut atas kreasi dan prestasi yang selalu ditunjukkan oleh alumni SMA Taruna Nusantara Magelang dalam berkontribusi kepada masyarakat, bangsa dan negara ini. Semoga Tour de Pirikan 2017 inipun menjadi bagian dari pengabdian alumni SMA TN bersama kader-kader pembangunan bangsa lain untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara ini”, tutur Deddy Mizwar sesaat sebelum mengibarkan bendera start.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di setiap tempat perhentian, peserta TdP dibantu alumni SMA TN yang lain, pihak-pihak terkait dan pihak sponsor melakukan kegiatan bakti sosial. Meliputi pengobatan gratis, sumbangan buku dan pemberian beasiswa bagi murid SMP berprestasi.

Tour de Pirikan pertama kali dilaksanakan pada 2-5 September 2015 dari Jakarta-Magelang dengan menempuh jarak 525 km. Nama Pirikan diambil dari nama dusun tempat SMA Taruna Nusantara Magelang berada, tepatnya di Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan.

Kegiatan TdP pertama ini merupakan bagian dari ulang tahun perak (25 tahun) SMA TN. Saat itu ada 4 etape yaitu Jakarta – Indramayu – Pekalongan – Temanggung – Magelang yang diikuti oleh 40 peserta dengan pimpinan TdP 2015 Noke Fajar Prakoso, alumni SMA Taruna Nusantara angkatan 3.

TdP kedua menempuh rute yang sama seperti 2015, yaitu jalur pantura. Sedangkan pada TdP yang ketiga ini digelar dengan menempuh jalur selatan Jawa Barat – Jawa Tengah dengan tiga etape. Rombongan yang dipimpin oleh Pangesti Adji (alumni SMA Taruna Nusantara angkatan 11).

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini pun kami mengadakan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian beasiswa dan sumbangan buku-buku bagi masyarakat dan siswa di Tasikmalaya dan Cilacap. Rencananya kegiatan Tour de Pirikan 2017 ini akan berakhir di Candi Borobudur dengan melewati kampus SMA Taruna Nusantara Magelang pada hari Sabtu sore sekitar pukul 16.00.” tutur Pangesti Adji.

Rencananya Kepala SMA Taruna Nusantara Drs Usdiyanto MHum akan menyambut kedatangan rombongan di Pelataran Balairung Pancasila bersama seluruh siswa SMA Taruna Nusantara. “Selain sebagai bagian dari pengabdian alumni SMA TN kepada masyarakat, Tour de Pirikan ini juga merupakan kegiatan yang diharapkan menjadi sumber motivasi dan sumber inspirasi bagi siswa SMA Taruna Nusantara khususnya dan siswa-siswa lainnya serta generasi muda pada umumnya,” jelas Usdiyanto.

Salah seorang pamong mata pelajaran sosiologi di SMA TN Bambang Edi Suparyanto selalu ikut pada setiap gelara TdP. Meski sudah berusia 52 tahun, ia tak kalah semangatnya mengayuh pedal sepeda. Bahkan 4 hari sebelumnya ia bersepeda dari Magelang ke Bandung untuk bergabung dengan tim TdP 2017 yang akan berangkat ke Magelang. (cr3/sct/ton)