33 C
Semarang
Jumat, 29 Mei 2020

Warga Kecambil, Gebang Dikejutkan Temuan Mayat

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

PURWOREJO— Rabu (19/9) sore lalu, warga Dusun Kecambil, Kelurahan Lugosobo RT 01/ RW 04 Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, dikejutkan dengan temuan mayat mengapung di kolam ikan. Belakangan terungkap, jenazah perempuan muda yang mengapung di kolam ikan adalah Wiji Dwi Astuti, 18, warga Dusun Kecambil, Kelurahan Lugosobo. Ia mengapung di kolam ikan rumahnya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Purworejo, AKP Khalid Mawardi membeber, jenazah Wiji kali pertama dipergoki oleh ayah kandungnya, Ahmad Husodo, 55. Husodo mencari anaknya yang menghilang sejak pagi. Pencarian dilakukan di sekitar rumah. Husodo pun kaget melihat Wiji mengapung di kolam ikan.

“Saat ditemukan, tubuh korban tertelungkup di kolam,” kata AKP Khalid Mawardi, Kamis (21/9) kemarin.Saat dicek, korban sudah meninggal dunia.

Keterangan sejumlah saksi maupun temuan saat melakukan olah tempat kejadian perkara, diduga epilepsi yang diderita korban, mendadak kambuh saat Wiji jalan-jalan di sekitar kolam ikan.

Wiji pun tercebur ke kolam ikan, hingga akhirnya meregang nyawa. Saat peristiwa terjadi, tidak ada seorang pun yang melihat. “Keluarga mengakui bahwa korban mempunyai penyakit epilepsi.” Hal itu diperkuat dengan hasil pemeriksaan Tim Medis Puskesmas Gebang yang menyimpulkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Kematian korban murni kecelakaan karena jatuh dan tenggelam di kolam ikan, serta pihak keluarga sudah menerima musibah tersebut.” (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Sebut Simanjuntak, Orang Kementrian

RADARSEMARANG.COM - TERSANGKA Herry mengakui aksi kejahatannya. Dia berperan merekrut atau mencari korban. Namun, Herry berdalih, keikutsertaannya dalam kejahatan tersebut, lantaran pernah menjadi korban...

Rela Begadang Demi Menulis Cerpen

RADARSEMARANG.COM - SETIAP orang tua menghendaki yang terbaik bagi anaknya. Termasuk dalam mendidik anaknya. Tak heran bila para orang tua menerapkan peraturan dan kedisiplinan...

14 Taruna Akpol Terancam Dipecat

SEMARANG – Sebanyak 14 taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang berstatus tersangka kasus tewasnya Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Muhammad Adam, taruna Akpol tingkat II, terancam...

Terobsesi Jadi Dosen

RADARSEMARANG.COM - MENJADI seorang dosen merupakan cita-cita yang didambakan Putri Syntia Monika. Gadis kelahiran Kendal, Februari 1998 ini mengaku dosen merupakan profesi mulia. "Seperti halnya...

Hendi Beri Santunan Nelayan Rp 160 Juta

SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap seluruh nelayan mendaftarkan diri sebagai peserta asuransi. Data yang dihimpun dari Dinas Perikanan Kota Semarang menyebutkan...

Honda CRF250 Rally Inden 30 Unit

SEMARANG - Animo masyarakat terhadap motor jenis adventure ternyata cukup tinggi. Honda, baru-baru ini mengenalkan varian trail terbarunya yakni CRF 250 Rally yang langsung...