33 C
Semarang
Kamis, 6 Agustus 2020

Kirab Budaya Sambut Tahun Baru Islam

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

MERTOYUDAN—Kirab budaya keliling desa pada Rabu (20/9) malam, menandai Tahun Baru Islam 1 Muharram. Kirab diikuti warga Dusun Nepak 2, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Sebelumnya, warga menggelar doa bersama.

Kepala Desa Bulurejo, Agus Budi Santosa menjelaskan, menyambut Tahun Baru Islam, ratusan warga Dusun Nepak 2 selalu melaksanakan doa bersama. Setelah itu, dilanjutkan dengan arak-arakan kesenian daerah.

Dikatakan, ada sekitar 20 tim kesenian yang turut dalam kirab. Di antaranya, kesenian jatilan, kubro, topeng ireng, joget anak, serta iring-iringan dari TPA Al-Barokah. “Tahun ini, saya rasa lumayan meriah. Terus ada gunungannya juga,” kata Agus.

Arak-arakan melintasi rute dari lapangan Dusun Nepak 2 Jalan Sultan Agung, melewati rumah kades, dan berhenti di lapangan Bulurejo. “Arak-arakan kesenian ini, semuanya swadaya dari masyarakat dan sudah menjadi kegiatan turun menurun.” Ia bersyukur, anak-anak hingga orang tua antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, sekitar 250 orang mengikuti peringatan malam 1 Suro yang digelar Paguyuban Kebudayaan Jawa Tunggul Sabdo Jati Doyo Among Rogo di Desa Dieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo, Rabu (20/9) malam. Dalam kegiatan yang dihadiri Wakapolsek Kejajar Iptu Haryadi ini, digelar doa bersama yang menyediakan tumpeng 7 warna. Doa bersama dipimpin oleh sesepuh paguyuban, Rusmanto.

“Dengan dilakukan acara ritual 1 Suro 1439 ini, diharapkan kehidupan tahun–tahun mendatang akan lebih baik di banding tahun lalu dan masyarakat Indonesia semakin mempererat dan bersatu berbagai agama untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” kata  Rusmanto.

Usai doa bersama, pada pergantian tahun pukul 00.00 WIB, digelar ritual pelarungan di Telaga Warna. Kemudian para peserta berdoa dan menyepi di puncak gunung Paku Wojo Desa Dieng. (jpg/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Lebih Dekat dengan Semarang Fortuner Community (SFC)

Para pemilik mobil Toyota Fortuner tergabung dalam Semarang Fortuner Community (SFC). Komunitas ini dibentuk tak hanya untuk menyalurkan hobi sesama pencinta otomotif, tapi juga...

Terkena Rob, Ribuan Warga Mengungsi

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono berkunjung sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada korban banjir rob wilayah Kota dan...

Ribuan Warga Blokir Jalan

MUNGKID—Kerusakan lingkungan akibat penambangan liar, membuat warga Desa Sumokaton, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, kehabisan kesabaran. Kemarin, ribuan warga turun ke jalan, memblokir jalan untuk...

Rekam Perjalanan dan Promosikan Wisata Pengunungan

Bukan hanya menikmati perjalanan. Anggota Komunitas Abal-Abal Pecinta Alam (Apala)ini juga mempromosikan wisata pengunungan, melalui rekam video dan foto-foto perjalanan pendakian. Seperti apa? JOKO SUSANTO KOMUNITAS Apala...

Pengobatan Gratis di Ponpes

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Santri di ponpes yang berada jalur lingkar Demak-Kudus, Desa Jogoloyo, Wonosalam, Demak Kota berkesempatan untuk mendapatkan pengobatan gratis melalui program Djarum...

Ditawarkan Rp 3 Miliar

Lokasi bersejarah tragedi pembantaian 42 tentara Indonesia dan warga Magelang di dapur umum Kampung Tulung, Kelurahan Magelang Tengah, Kota Magelang oleh pasukan Kidobutai, Jepang,...