BARANG BUKTI : Mobil yang ringsek setelah menabrak motor hingga menewaskan pengendaranya (IST).
BARANG BUKTI : Mobil yang ringsek setelah menabrak motor hingga menewaskan pengendaranya (IST).

MAGELANG—Dua pemuda tewas akibat kecelakaan yang terjadi di jalan menuju Kopeng, tepatnya di samping SMP N 1 Pakis, Kabupaten Magelang, pada Rabu (20/9) malam, pukul 20.00.

Korban tewas warga Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Yaitu, Wasis, 14, dan Kodin, 16. Keduanya pengendara motor Supra Fit yang bertabrakan dengan Avanza AD 9025 HN. Satu korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Satu lainnya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Keterangan yang dihimpun koran ini dari warga setempat, kejadian bermula ketika Avanza yang melaju dari arah Magelang, berpapasan dengan Supra Fit korban dari arah berlawanan.

Malam itu, arus lalu lintas padat. Dua kendaraan berlawanan arah itu, diduga sama-sama melaju agak ke tengah. Karenanya, saat berpapasan, pengendara tidak mampu menguasai kendaraan. Tabrakan pun tak terhindarkan. Saking kerasnya benturan, pengendara motor terpental hingga menghancurkan gerobak bakso milik Yanti Rinda.

“Tadi dari atas (Kopeng), ada mobil Avanza yang beriringan depan belakang, dengan beberapa kendaraan lain. Nah, dari arah berlawanan, ada motor yang dikendarai korban berboncengan. Karena lajunya sama-sama cepat dan agak ke tengah, kecelakaan terjadi, ” kata Yanti, pemilik gerobak bakso.

Oleh personel Polsek Pakis, korban dilarikan ke rumah sakit. Satu korban meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. Pengemudi Avanza, Agung, 37, asal Sragen mengaku hendak ke Kajoran, Magelang, bersama istri.

“Saya lihat ada motor cukup kencang dari bawah. Kami sama-sama tak mampu menghindari tabrakan,” tutur Agung di Polsek Pakis. Kasus ini ditangani oleh Satuan Lalulintas Polres Magelang. Kecelakaan juga terjadi Jalan Kaleng, tepatnya di Desa Mangunharjo, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Terios bernopol AB 1064 KN, Kamis (21/9) kemarin, menghantam balok cor jembatan yang berada di bahu jalan.

Setelah menghantam balok cor, Terios oleng dan akhirnya masuk ke irigasi di kiri jalan. Saat mobil jatuh ke irigasi, Terios membentur tembok irigasi yang tidak ada airnya, hingga mobil terbalik.

Permadi, 23, warga setempat menuturkan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi pukul 08.30. Kata Permadi, sejumlah warga berusaha menyelamatkan pengemudi yang terjebak di dalam mobil. “Lukanya tidak terlalu serius, hanya saja sekujur tubuhnya mengalami luka memar dan lecet.” Kanit Laka Satlantas Polres Kebumen, Iptu Sugeng mengatakan, pengemudi mobil Terios bernama Supangat, 41, warga RT 01/03 Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan. (vie/jpg/isk)