Peserta BPJS Baru Capai 50 Persen

320

KENDAL—Peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Kendal masih tergolong rendah. Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran di Kendal, Peni Suryanti, peserta BPJS Kesehatan di Kendal baru sekitar 50 persen. Dibandingkan dengan daerah lainnya di Jawa Tengah (Jateng), Kendal paling rendah.

“Daerah-daerah lain cukup bagus, sudah 80 persen,” katanya saat Sosialisasi Menuju Universal Health Coverage di Operational Room Setda Kendal, Rabu (20/9).

Peni berharap, Pemkab Kendal lebih aktif lagi mendorong masyarakat agar segera mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Terutama pemerintahan di tingkat kecematan dan desa.

Program BPJS adalah program pemerintah, sehingga daerah-daerah harus ikut aktif menyukseskan. Nantinya tiap kecamatan ada relawan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Tujuannya untuk membantu tugas kecamatan agar bisa mencapai 100 persen. “Maka peran Pemkab harus lebih ditingkatkan lagi,”ucapnya.

Sekda Kendal Bambang Dwiono mengatakan, Pemkab terus mendorong agar pihak-pihak terkait agar lebih aktif mengajak masyarakat untuk menjadi anggota BPJS. Salah satunya dengan memberikan penghargaan kepada kecamatan yang peserta BPJS-nya paling tinggi.

Kecamatan Plantungan merupakan daerah yang tingkat kepesertaannya paling tinggi di Kendal. Angka kepesertaannya sudah mencapai 80 persen. “Untuk itu Kecamatan Plantungan diberi penghargaan supaya kecamatan lainnya saling berlomba,” katanya. (bud/ton)