KOMPAK: Siswa-siswi berprestasi SDN 2 Boja bersama Kepala sekolah, Resiyat saat ditemui di halaman sekolah (M ZAENURI/JAWA POS RADAR SEMARANG).
KOMPAK: Siswa-siswi berprestasi SDN 2 Boja bersama Kepala sekolah, Resiyat saat ditemui di halaman sekolah (M ZAENURI/JAWA POS RADAR SEMARANG).

KENDAL – SDN 2 Boja  kerap  mewakili Kabupaten Kendal dalam kejuaraan olahraga dan seni tingkat Provinsi Jawa Tengah  dua tahun terakhir ini yakni dalam cabang olahraga renang dan menyanyi  tunggal.

Hal tersebut  nampaknya menjadi modal dan nilai tambah bagi institusi pendidikan dasar yang beralamat di Jalan Raya Kaliwungu-Boja ini dalam menghadapi  kompetisi Sekolah Berprestasi antar SD/MI se-Kabupaten Kendal yang digagas oleh Jawa Pos Radar Semarang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal.

Kepala SDN 2 Boja, Resiyat menuturkan, sekolahnya mempunyai beragam prestasi  akademik maupun non akademik dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Provinsi. Dikatakannya, dari banyaknya  prestasi yang dikoleksi, ada dua macam prestasi yang tampak menonjol dan menjadi andalan SDN 2 Boja yakni dalam cabang olahraga renang dan menyanyi tunggal. “Tahun ini kita juara lomM ZAENURI/JAWA POS RADAR SEMARANG

KOMPAK: Siswa-siswi berprestasi SDN 2 Boja bersama Kepala sekolah, Resiyat saat ditemui di halaman sekolah.

ba menyanyi tunggal dalam FLS2N tingkat Kabupaten dan maju ke Provinsi. Sebelumnya kita juga meraih juara renang di tingkat Kabupaten,” bebernya.

Resiyat menceritakan, khusus cabang olahraga renang pihaknya mengaku sangat terbantu dengan keberadaan kolam renang yang terletak persis di depan sekolah  yang  tergolong cukup baik.“Sarana dan prasana renang sudah ada walaupun bukan milik sekolah siswa bisa memanfaatkannya  berlatih kapanpun karena aksesnya juga sangat mudah,” ungkapnya.

Selain itu dalam pembinaan seni vokal pihaknya sudah menemukan bibit potensial baru yang masih duduk di kelas 2 untuk regenerasi. “Kita biasanya mengamati waktu anak-anak menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap pagi yang kelihatan bakatnya kemudian kita bina lebih lanjut,” katanya.

Dikatakannya, dalam pengembangan prestasi disekolah pihaknya melakukan inventarisasi bakat anak dengan melibatkan guru seni dan guru olahraga. Namun demikian pihaknya mengakui masih banyak kendala-kendala yang harus dihadapi diantaranya karena kurangnya  SDM yang mempunyai keahlian khusus.”Untuk mensiasatinya biasanya kita mengandeng pihak luar seperti  memanggil pelatih-pelatih yang ahli sesuai bidangnya,” bebernya.

Resiyat menambahkan, untuk  memompa semangat agar anak-anak giat berprestasi sekolahnya  mempunyai  kebiasaan memberikan piagam penghargaan kepada  para siswa  yangmenyabet juara tiga besar.“ Kita buatkan piagam sendiri walaupun sederhana dan murah namun sangat berarti bagi anak dan orang tua,” tambahnya.

Tidak hanya itu, untuk melatih diri siswa agar terbiasa berkompetisi  tiap jeda semester  sekolah mengadakan lomba kebersihan,kerapihan dan lomba kreasi kelas. “Jadi tiap-tiap  kelas dibuat semenarik dan sekreatif mungkin untuk di lombakan, “ bebernya.

Resiyat mengatakan  sekolah itu  harus dapat menjadi contoh, baik dari kedisipilananya, kegiatannya, maupun prestasi-presatasinya, untuk mewujudkan hal tersebut maka peran masyarakat sangatlah diperlukan  khususnya dukungan para orang tua siswa dalam rangka meningkatkan pendidikan dan pengajaran di sekolah. (zen/bas)