33 C
Semarang
Jumat, 5 Juni 2020

Public Speaker Termuda Raih Penghargaan Leprid

Another

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat...

SEMARANG – Seorang Profesional Public Speaker termuda, Randy Tunggeleng, 25 mendapatkan penghargaan dari Leprid. Pemuda kelahiran Ujung Pandang, 4 Maret 1991 itu dianggap telah memberikan semangat kepada warga yang hidup di pinggiran Tempat Permbuangan Akhir (TPA) Sampah Jakarta Selatan dan berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia. Selain itu, dia juga pernah memberikan motivasi di luar negeri seperti Hongkong dan Singapura.

Di usianya yang masih muda tersebut Randy mengaku sewaktu duduk di bangku SMA Cinderamata Bekasi merupakan anak yang pemalu. Bahkan saat berbicara di depan umum tidak berani untuk menyampaikan aspirasinya. “Bahkan berbicara di depan umum tidak berani dan sering saling tunjuk temannya. Juga takut kalau diolok-olok temannya. Padahal hal itu wajar dan masih dalam taraf belajar,” tandasnya.

Keberanian itu muncul setelah ada temannya dengan berani berbicara di depan umum. Padahal siswa yang waktu itu menjadi Ketua OSIS diketahui tidak pandai. “Kalau dia saja berani berbicara di depan umum, kenapa saya tidak berani. Padahal apa yang disampaikan juga sama,” katanya.

Sejak itu keberanian untuk menjadi seorang mulai dari Ketua OSIS ataupun jabatan lainnya pernah disandangnya. “Jadi teman saya itu menjadi ukuran bagi saya dampai saya menjadi orang yang berani berbicara di depan orang lain atau pejabat lainnya,” imbuhnya.

Randy yang pernah belajar di Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, Jakarta tersebut mengaku sering mengikuti seminar dan workshop.

Dia mengaku terkesan saat memberikan motivasi kepada warga yang tinggal di TPA Jakarta Selatan. Waktu itu dia mengajak bagaimana agar warga bisa pindah dari tempat itu. “Sambil memberikan motivasi di tempat sampah, warga dengan santainya makan sambil mendengarkan. Bahkan disamping mereka itu banyak belatungnya,” kisahnya.

Tidak hanya itu, ada beberapa napi yang mendengarkan ceramah meneteskan air mata karena telah melakukan kesalahan sehingga berakibat harus tinggal di Lapas.

Sementara itu Ketua dan Pendiri Leprid Paulus Pangka mengatakan dengan adanya prestasi dari Randy dapat memberikan inspirasi bagi warga lainnya. “Dengan adanya Public Speaker termuda itu maka dapat menjadikan inspirasi bagi warga lainnya untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya. (hid/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

Baru Kali Ini Ada Yang Sampai Naik Pohon buat Joget (12)

Sembilan lagu Didi Kempot berhasil menggoyang panggung dan ribuan penonton Synchronize Fest 2019 sampai pukul 1 dini hari. Sebenarnya sudah siap tampil di festival...

More Articles Like This

Must Read

Cak Imin Cawapres Paling Ideal Dampingi Jokowi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, Selasa (17/4), hadir di Semarang untuk turut meresmikan Posko JOIN (Jokowi-Muhaimin) di Jalan Dr...

Alfamart Gelar Donor Darah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT), sebagai pengelola Alfamart bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), menggelar kegiatan dengan tema Sehati “Setetes Darah Untuk...

Biasa Hidup Disiplin

RADARSEMARANG.COM - KEDISIPLINAN sudah menjadi menu sehari-hari Anissa Rizki Damayanti ketika masih kecil. Karena itu, ketika resmi menjadi anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad)...

Jalur Tol Masih Berupa Tanah Merah

KAJEN–Demi kelancaran arus mudik-balik Lebaran 2017 mendatang, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, memastikan infrastruktur jalan di wilayah lalu lintas Kabupaten Pekalongan, Senin (29/5) kemarin. Bersama...

Tren Keterpilihan Pak Dirman Terus Naik

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menegaskan, tingkat keterpilihannya (elektabilitas) makin hari trennya makin naik. Sehingga jarak antara dirinya dengan petahana tidak...

Desa Wisata Pelopor Pancasila

RADARSEMARANG.COM, GETASAN – Desa Jetak dihuni oleh penduduk dengan berbagai latar belakang agama. Meskipun dari latar belakang yang bermacam-macam, warga hidup secara berdampingan dan rukun,...