Ibu-Anak Tewas Ditabrak Avanza

785
BARANG BUKTI: Kanit Laka Satlantas Polres Magelang Kota, Ipda Deta Christopher, menunjukkan barang bukti Toyota Avanza AA 8943 MB yang mengakibatkan ibu dan anak meninggal (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).
BARANG BUKTI: Kanit Laka Satlantas Polres Magelang Kota, Ipda Deta Christopher, menunjukkan barang bukti Toyota Avanza AA 8943 MB yang mengakibatkan ibu dan anak meninggal (AGUS HADIANTO/JAWA POS RADAR KEDU).

MAGELANG–Kecelakaan yang melibatkan Avanza dan pemotor menyebabkan dua orang tewas. Korban ibu dan anak balitanya. Penyebabnya, sopir Avanza nopol AA 8943 MB, Islachudin, 35, belum mahir mengemudikan mobil. Warga Desa Maduretno, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, itu, baru belajar mengemudi, sehingga belum memiliki SIM.

Akibatnya fatal. Avanza yang disopiri Islachudin menabrak motor korban di Jalan Sidotopo Selatan Magelang, Senin (18/9) sore. Sri dan anaknya sempat terseret sejauh 10 meter.

Korban tewas Sri Wahyuni Pramuti, 31, dan anak balitanya berusia 1,5 tahun, Umaiza Zada Zafirah. Korban pengendara motor matik Yamaha AA 3647 TA asal Kupatan, Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara.

Kasat Lantas Polres Magelang Kota AKP Marwanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Magelang Kota, Ipda Deta Christopher membenarkan kejadian tersebut. Deta mengatakan, kejadian bermula ketika mobil melaju di Jalan Sidotopo Selatan, dari arah utara ke selatan. Sesampainya di tempat kejadian perkara, melaju motor yang dikendarai korban. Tepatnya, dari arah selatan ke utara.

“Karena pengemudi mobil tidak bisa mengendalikan kendaraannya, maka menabrak motor yang dikendarai korban beserta anak balitanya dalam gendongan,” kata Deta di kantornya, Selasa (19/9) kemarin.

Korban dan motornya sempat terseret sejauh 10 meter lebih. Mobil baru berhenti setelah menabrak motor lain yang terparkir di dekat lokasi kejadian. “Saat dibawa ke RSJ dr Soerojo Magelang, korban masih bernafas, meski tidak sadarkan diri. Tapi, setelah sampai di rumah sakit, korban meninggal dunia,” kata Deta.

Hasil pemeriksaan sementara, sopir mobil, Islachudin, masih dalam tahap belajar mengemudi. “Pengemudi mobil memang baru belajar, karena pengemudi juga tidak mengantongi SIM.” Pihak Satlantas masih memeriksa sejumlah saksi. (cr3/isk)