SEMARANG – Bambang Kiswono resmi dilantik menjadi Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 3 Jateng dan DIY, Senin (18/9). Ia menggantikan Moch Ihsanuddin yang bertugas menjadi Plt Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

Di awal jabatan barunya tersebut, mantan Kepala OJK Regional Sulawesi, Maluku dan Papua ini akan meneruskan sejumlah program maupun kebijakan yang sebelumnya telah ditetapkan.

Diantaranya, gencar melakukan sosialisasi dan edukasi terkait investasi. Hal ini sebagai salah satu upaya dalam mencegah kerugian masyarakat yang terkena iming-iming praktik investasi bodong.

“Berdasarkan beberapa kasus yang terjadi, korban justru bukan berasal dari kalangan yang tidak berpendidikan. Namun bisa jadi mereka memang belum paham terkait investasi,” ujar Kepala OJK Regional 3 Jateng & DIY, Bambang Kiswono usai serah terima jabatan di Kantor OJK Regional 3, kemarin.

Selain sosialisasi investasi, pihaknya juga menyoroti penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, sejauh ini penyaluran KUR di Jawa Tengah tergolong cukup baik, oleh karena itu ia akan berupaya mempertahankan dan meningkatkan.

Termasuk juga terkait pendirian Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Dari total sekitar 180 LKM di Indonesia, 100 berasal dari Jawa Tengah. Hal ini menurutnya, menjadi tantangan tersendiri untuk terus mendorong pertumbuhan LKM tersebut. Sehingga kebutuhan masyarakat akan akses keuangan lebih terpenuhi.

“Tantangan lain, ada pada peningkatan inklusi keuangan. Sejauh ini literasi keuangan di Jawa Tengah sudah cukup bagus, hanya saja inklusi keuangan yang masih sedikit kurang bila dibanding nasional. Karena itu kita perlu giatkan lagi sejumlah program untuk meningkatkan inklusi keuangan Jateng,” ujarnya. (dna/ric)