CEK URINE: Sejumlah prajurit TNI menjalani tes urine di Makodim 0733 BS Semarang (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang).
CEK URINE: Sejumlah prajurit TNI menjalani tes urine di Makodim 0733 BS Semarang (Nur Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang).

SEMARANG—Sebanyak 50 prajurit TNI dari Kodim 0733 BS Semarang, mulai tingkat babinsa, provos, hingga perwira, menjalani tes urine yang dilakukan oleh  Tim Sosialisasi dan Pencegahaan Bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) BNN Jawa Tengah.

Komandan Kodim 0733 BS Semarang, Letkol Inf M Taufiq Zega akan bertindak tegas dengan mengusulkan surat pemecaratan kepada Panglima Kodam IV Diponegoro, terhadap prajuritnya yang kedapatan meyalahgunakan narkoba.

“Kami akan bertindak tegas terhadap prajurit apabila ketahuan menggunakan obat terlarang,” ungkap Komandan Kodim 0733 BS Semarang saat menerima Tim BNN Jawa Tengah, Senin (18/9).

Pemeriksaan urine terhadap prajuritnya tersebut dilakukan secara periodik yakni tiga bulan sekali. Kemudian sempel urine tersebut langsung dibawa tim BNN untuk pemeriksaan apakah ada indikasi penggunaan narkotika.

Sanksi pelanggaran terhadap narkotika bagi prajurit TNI tambahnya, cukup berat. Selain dilakukan penjara juga harus dipecat dengan tidak hormat. “Untuk itu jangan sekali-kali menggunakan narkoba, karena sanksinya cukup berat,” tegasnya.

Sementara itu Koordinator Tim Sosialisasi dan Pencegahaan Bidang P4GN, Ginung Yudianto mengatakan, hasil pemeriksaan urine tersebut akan langsung dilaporkan kepada komandan satuan, dalam hal ini Dandim 0733 BS Semarang. “Selama menggelar tes urine di wilayah Kodim 0733 BS Semarang, belum menemukan urine yang tercemari oleh narkoba,” ujarnya. (hid/zal)