BUDAYA ISLAM: Oki Setiana Dewi (tengah) saat menjadi pembicara dalam Talkshow Lets’s Talk About Love di Kampus UM Magelang (DOK HUMAS UM MAGELANG).
BUDAYA ISLAM: Oki Setiana Dewi (tengah) saat menjadi pembicara dalam Talkshow Lets’s Talk About Love di Kampus UM Magelang (DOK HUMAS UM MAGELANG).

Festival Budaya Islam (FBI) yang digelar Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Sabtu (16/9) lalu, menghadirkan Ustadzah Oki Setiana Dewi. Perempuan cantik, pemeran film-film bertema Islami ini, berbicara tentang cinta dalam pandangan Islam. Seperti apa?

TALKSHOW Lets’s Talk About Love berlangsung gayeng di auditorium kampus 1 UM Magelang. Ratusan pelajar, mahasiswa, dosen, dan tamu undangan antusias mengikuti talkshow. Ustadzah Oki—sapaan intimnya—penulis buku serta pemeran Anna Althafatunnisa dalam film Ketika Cinta Bertasbih menjadi magnet kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III UM Magelang, Drs. Mujahidun, M.Pd. Dalam sambutannya, Mujahidun mengatakan, para peserta harus benar-benar menggali informasi mengenai cinta pada talkshow kali ini.

“Festival Budaya Islam (FBI) pada kali ini mengambil tema menarik, yaitu tentang cinta. Tidak hanya temanya yang menarik, namun juga pembicaranya berkualitas. Maka, kita harus memanfaatkan baik-baik kesempatan kali ini,” pesan Mujahidun.

Di hadapan 800 peserta talkshow, Oki bercerita tentang hakikat cinta dan makna cinta di dalam Islam. “Saya yakin semua peserta yang hadir di sini sudah pernah merasakan jatuh cinta. Kita boleh saja jatuh cinta kepada lawan jenis. Namun jangan sampai kita melupakan cinta kita kepada orang tua kita.”

Oki melanjutkan, “Cinta yang paling sempurna adalah cinta orang tua kepada anaknya, sehingga tidak heran bahwa Allah SWT mengatakan ridho orang tua, termasuk di dalam ridho-Nya.”

Oki juga berpesan kepada para peserta talkshow agar memikirkan baik-baik tentang perihal menikah muda. “Menikah bukan hanya tentang kita cinta kemudian kita menikah. Namun, menikah adalah sebuah tanggung jawab besar.”

Ustadzah Oki juga bercerita tentang perjalanan cintanya hingga akhirnya dia bertemu dengan suaminya, Ory Vitrio. Oki bercerita tentang bagaimana proses ta’aruf yang benar dan ta’aruf yang tidak dibenarkan dalam Islam.

“Proses ta’aruf yang benar, yaitu ta’aruf yang dimulai dari orang tua terlebih dahulu. Ketika orang tua sudah merestui, maka barulah dilanjutkan perkenalan dengan sang calon istri.”

Di akhir acara, Oki mengajak seluruh peserta talkshow untuk bertakbir bersama. “Universitas Muhammadiyah Magelang, Allahu Akbar…Allahu Akbar…Alllahu Akbar..Allahu…Akbar,” seru Oki mengakhiri acara tersebut. Dalam kesempatan tersebut, panitia mengumumkan dan membagikan piala dan piagam kepada para pemenang lomba digital. Antara lain, lomba poster, komik, cerpen, foto kreatif, dan foto selfi. (sct/isk)