Jateng dan Jatim Bersaing Ketat

385
SUMBANG DUA EMAS: Para Atlet cabang olahraga tenis lapangan Jateng berfoto bersama ketua umum Pelti Jawa Tengah, Achmadi, usai penyerahan medali pada gelaran Popnas (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).
SUMBANG DUA EMAS: Para Atlet cabang olahraga tenis lapangan Jateng berfoto bersama ketua umum Pelti Jawa Tengah, Achmadi, usai penyerahan medali pada gelaran Popnas (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG).

SEMARANG – Tuan rumah Jawa Tengah (Jateng) mendapat persaingan ketat dengan kontingen Jawa Timur (Jatim) di klasemen perolehan medali sementara ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIV/2017.

Hingga berita ini diturunkan, Jateng sukses merangsek ke posisi ketiga klasemen sementara dengan raihan 27 emas, 26 perak dan 41 perunggu. Jatim bercokol di peringkat empat dnegan raihan emas yang sama yaitu 27 emas namun Jatim baru mengumpulkan 21 perak dan 36 perunggu.

Di puncak klasemen masih kokoh bertengger kontingen DKI Jakarta dengan raihan 45 emas, 32 perak dan 33 perunggu. Kemudian Jawa Barat (Jabar) di peringkat kedua dengan raihan 35 emas, 30 perak dan 40 perunggu.

Tambahan medali Jateng kemarin datang dari cabor pencak silat dimana sukses menyumbang 1 medali emas dan 3 perunggu. Medali emas dari cabor pencak silat disumbangkan oleh pesilat Ar Faishal Khamas di kelas A 39-43 kg putra. Sementara, tiga perunggu Jateng, disumbangkan oleh pesilat M Choirul Tamam Saiful Rahman di kelas F putra, Sherly Qutrotunaini di kelas E putri, dan Muhammad Bukhori Setiawan di kelas D putra.

“Besok (hari ini, red) Jateng delapan pesilat Jateng masih akan tampil di final. Kami harap, medali emas bisa bertambah untuk Jateng. Hingga hari kedua total masih mendapatkan 2 medali emas, 1 perak, dan 5 medali perunggu,” kata Pelatih Cabor Pencak Silat Jateng, Sigit Infantoro.

Kemudian dari cabor tenis lapangan juga kembali menyumbang satu emas yang dipersembahkan oleh nomor ganda putra dengan atlet Iswandaru Kusumo P dan Rafli Febi Putra. Tambahan emas diperoleh Jateng setelah pasangan ini berhasil menundukkan pasangan Jabar Rizal Muzaqir dan M Adhitya di laga final.

Bermain tegang di awal membuat pasangan Jawa Tengah harus tertinggal 5-1 di game pertama. Permainan pasangan Iswandaru dan Rafli mulai berkembang setelah mendapatkan suntikan semangat dari para pelatih.”Memang sempat tegang pemain Jateng. Itu biasa dalam pertandingan seperti ini,” ujar pelatih tim tenis lapangan Jateng, Purnomo.

Sementara itu, sempat terjadi insiden dalam pertandingan ini. Smash keras Iswandaru, tanpa disengaja, mengenai kaki kanan pemain tim lawan hingga harus mendapatkan perawatan medis. Akibat dari insiden ini pertandingan sempat dihentikan untuk beberapa saat sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.”Tanpa sengaja smash saya kena kaki lawan. Dari situ tim Jatim mulai drop percayaan dirinya. Sementara saya dan Rafli semakin prima,” ujar Iswandaru.

Kepercayaan diri tim Jateng bertahan hingga permainan berakhir. Iswandaru dan Rafli menutup kemenangan dengan skor 7-5, 61. Dari hasil raihan ini, total cabang olahraga tenis telah mengumpulkan 2 emas dan 4 perunggu. Dua emas masing-masing pada kelas beregu putra, dan ganda putra. Sementara empat perunggu diraih kelas beregu putri, ganda putra dan dua tunggal putra. (cr4/bas)